Berita

Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Wawancara

WAWANCARA

Luhut Binsar Pandjaitan: Kalian Ini Apa Sih Perlunya, Kok Kita Ditubruk-tubrukin, Mau Stop, Silakan

JUMAT, 20 OKTOBER 2017 | 11:15 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pensiunan jenderal TNI Angkatan Darat ini kekeh me­nyatakan proyek reklamasi harus terus dilanjutkan. Dia bilang, prosedural adminsitrasi di kementerian sudah selesai semua. "Jadi tidak ada alasan untuk tidak diteruskan karena kajian-kajian teknisnya sudah dilakukan," begitu kata Jenderal Luhut.

Namun ketika pernyataan Jenderal Luhut itu dihadapkan dengan janji kampanye Anies-Sandi yang dari awal menolak reklamasi, nada bicara Jenderal Luhut terdengar sedikit meninggi. Berikut pernyataan lengkap Jenderal Luhut;

Jakarta kini dipimpin Gubernur dan Wagub baru Anies Baswedan- Sandiaga Uno yang sejak awal menolak proyek reklamasi. Bagaimana koordi­nasi pemerintah pusat dengan pimpinan DKI Jakarta?

Baik-baik saja (hubungannya).

Baik-baik saja (hubungannya).

Apa benar kabar yang men­gatakan, Wagub Sandiaga Uno sudah dua kali mem­batalkan pertemuan dengan Anda untuk membahas soal reklamasi?
Iya, tanya saja sama Pak Sandi, mungkin beliau sibuk.

Setelah dua kali batal, apakahAnda akan kembali me­manggil Sandiaga Uno untuk membahas reklamasi ini?
Kapan saja mereka mau jalan terus. Kita terbuka kok siapa saja yang mau datang, ini masih satu negara kok. Hanya yang saya titip satu, tadi kan anda tanya mengenai hubungan, Pak Gubernur itu kan gubernurnya orang DKI Jakarta, bukan gu­bernurnya satu kelompok, jadi saya titip supaya Pak Anies sebagai Gubernur dan Pak Sandi menjadi Wakil Gubernur, saya titip itu.

Sebenarnya reklamasi ini akan dilanjutkan atau tidak?

Dari kami sudah selesai, tidak ada alasan untuk tidak diteruskan karena kajian-kajian teknisnya sudah dilakukan dan saya sebagai Menko Maritim sudah mencabut moratorium yang te­lah dikeluarkan oleh pendahulu saya (Rizal Ramli).

Pada tanggal 5 Oktober 2017 itu saya keluarkan (keputu­san mencabut moratorium) karena itu diminta oleh Pak Gubernur DKI juga. Kami mencabut karena mereka semua (pengembang) sudah penuhi (persyaratan).

Studi itu juga sudah kita laku­kan kesekian kali. Misalnya rekayasa listrik, gimana caranya biar enggak panas. Ini yang ter­libat banyak, Korea, Belanda, Jepang, PLN, Pertamina. Jadi tak ada alasan lagi kenapa harus tidak dicabut.

Persoalannya sekarang itu Anies-Sandi dalam janji kampanyenya akan menolak reklamasi?
Kalian ini apa sih perlu bikin tubruk-tubrukin, kan nggak perlu, nanti kita lihat saja. Nggak ada tolak belakang. Ya silakan saja (Anies-Sandi melanjutkan janji menyetop reklamasi Teluk Jakarta).

Ketika pemerintah menjan­jikan pulau untuk nelayan, ba­gaimana dengan akses mereka ke laut?
Ada, kita sudah hitung denganbaik. Pasti jalan itu, kalau masalah nelayan itu betul-betul kita perhatikan jangan sampai ne­layan dirugikan, itu dijamin. Kita pertimbangkan lagi ada pulau terluar itu pulau A karena akses yang lebih bagus untuk nelayan, tapi itu tergantung mereka.

Mekanisme pembagiannya seperti apa?

Oh nanti itu biar diatur oleh pe­merintah DKI Jakarta dan pemer­intah Provinsi Banten, karena itu sudah di luar DKI Jakarta. ***

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya