Berita

Komarudin Watubun/Net

Politik

Ketua PDIP Ajak 30 Ribu Massa TMP Tak Tergoda Ideologi Lain

SENIN, 02 OKTOBER 2017 | 07:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Peserta kirab kebangsaan Taruna Merah Putih (TMP) diajak terus terus menjaga dan mengawal Pancasila sampai titik darah penghabisan. Sebab Pancasila merupakan satu-satunya ideologi bangsa yang telah terbukti mampu menjaga dan merawat keutuhan bangsa.

"Pancasila lahir dan digali dari perut Indonesia. Sehingga tidak ada Ideologi manapun yang bisa mengganti Pancasila," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan Partai Komarudin Watubun saat menyampaikan sambutan dalam acara Kirab Kebanggasan TMP di Jonggol yang digelar di Alun-alun Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Minggu, 1/10).

Sedikitnya 30.000 peserta dari berbagai komunitas, organisasi kepemudaan dan keagamaan dan pelajar dari Kabupaten Bogor tumpah ruah mengikuti acara tersebut dari awal hingga akhir.


Komaruddin mengajak seluruh genarasi muda untuk menjaga Pancasila dengan cara mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Anak muda adalah garda terdepan penjaga Pancasila. Maka bumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara," katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sudah sangat ideal bagi masyarakat Indonesia. Karena di dalamnya mengajak kita semua untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, memanusiakan manusia dengan menjujung tinggi keadalian. Dan mengajak kita semua untuk bersatu.

"Jadi jangan ragu lagi dengan Pancasila. Jangan tergoda Idelogi lain, yang di negaranya sendiri saja tidak terbukti mampu memberikan kenyamanan dan kedamaian," katanya.

Baginya, apa yang telah dilakukan TMP dengan rutin menggelar Kirab Kebangsaan seperti ini merupakan langkah yang tepat untuk membangunkan kembali semangat generasi muda untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kirab kebangsaan ini sangat tepat. Apalagi sasarannya anak muda," katanya.

Ketua Umum TMP Maruarar Sirait mengatakan Kirab Kebangsaan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya yang dilakukan TMP untuk membumikan nilai-nilai Pancasila kepada genarasi muda.  

Jika nilai-nilai yang terkandung ini telah diamalkan maka genasi muda yang akan datang akan menjadi genarasi yang unggul dan tangguh.  

Selain itu, jika anak muda bangsa ini telah membumikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, maka akan tercipta genarasi yang menjujung tinggi semangat toleransi dan saling menghargai. Sehingga persatuan dan kesatuan bangsa akan tetap terjaga.

"Jika anak muda sudah mengamalkan Pancasia, maka gerakan intoleran, radikalisme dan terorisme tidak akan tumbuh di Indonesia," katanya.

Lebih lanjut, ia mengajak kepada seluruh pemuda Indonesia, khususnya pemuda Kabupaten Bogor untuk senantiasa menjaga dan melindungi Pancasila dari ideologi-ideologi lain. Sebab Pancasila adalah satu-satunya ideologi yang tepat untuk bangsa Indonesia yang beragam ini.

"Jangan percaya dengan rayuan-rayuan ideologi lain. Yang terlihat manis, padahal sangat pahit. Maka itu, kita harus hati-hati, dan tetap waspada. Jaga Pancasila, NKRI harga mati," ujarnya. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya