Berita

Menaker Hanif: Kunci Menangkan Persaingan Kuasai Kompetensi Di Atas Standar

RABU, 27 SEPTEMBER 2017 | 19:19 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Era teknologi digital, berdampak pada tantangan persaingan dunia kerja yang dinamis dan terus berubah. Teknologi informasi ini, menjadikan karakter pekerjaan juga berubah pula. Mahasiswa harus siap dengan perubahan dan persaingan ketat itu.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri di acara seminar  'Mengamati Peluang Sektor Ketenagakerjaan dan Ekonomi Kreatif Guna Melahirkan Mahasiswa yang Siap Bersaing' di Universitas Nasional Jakarta, Selasa, (26/9).

"Dulu, teknologi hanya mengenal telepon kabel, lalu muncullah telepon genggam. Setelah telepon genggam, muncul telepon pintar. Setelah era internet, berkembang menjadi mobile internet. Saat ini tak hanya teknologi robotic, tapi berkembang dengan teknologi artificial intelligence," kata Menaker.


Menurut Menaker, perkembangan teknologi digital bisa mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Kunci keberhasilan dalam persaingan industri digital dan industri kreatif yaitu mengolaborasikan ide, sumber daya manusia dan teknologi.

“Kombinasi inilah yang menciptakan produktivitas yang luar biasa besar,” tegasnya.

Menaker memberikan resep agar mahasiswa mampu memenangkan persaingan. Caranya, menguasai kompetensi tertentu di atas standar. Jika di bawah standar, dipastikan kalah dalam persaingan.

"Jika sesuai standar, peluang kalah dan menang sama.  Tapi kalau di atas standar, sudah pasti menjadi pemenang."

Agar menguasai kompetensi di atas standar itu, Menaker mengajak mahasiswa kerja keras dalam belajar. Sambil menyitir nasehat ilmuwan Albert Einstein, kata Menake, 'Jika Anda ingin hasil lebih, maka caranya harus berbeda. Adalah orang gila yang ingin hasil lebih tapi menggunakan cara biasa saja'.

"Saya ilustrasikan, jika pesaing bangun tidur jam empat pagi untuk memulai aktifitas, maka kita harus bangun jam tiga pagi. Jika pesaing menghabiskan waktu belajar empat jam sehari, maka kita harus belajar lima jam dalam sehari," katanya.

Selain mengajak bekerja keras, pada ujung ceramahnya, Menaker juga mengajak para mahasiswa untuk senantiasa optimis menatap masa depan. [wid]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya