Berita

Net

Politik

Pertamina Harus Serius Sukseskan BBM Satu Harga

SELASA, 26 SEPTEMBER 2017 | 13:01 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Peraturan Presiden 131/2015 mengamanatkan pelaksanaan program bahan bakar minyak (BBM) satu harga di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Sebanyak 9.304 desa/kelurahan di 95 kabupaten/ kota menjadi sasaran program.

Tingginya harga BBM di berbagai daerah menjadi tantangan besar dalam distribusi barang yang berujung pada rendahnya akses masyarakat terhadap kesejahteraan. Sebagai implementasi dari Nawacita yang sangat selaras dengan prinsip Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Program BBM satu harga harus terealisasi sesuai target.

"Namun kenyataan di lapangan saat ini masih sangat jauh dari harapan. Pertamina sebagai pelaksana tugas program ini baru memiliki 24 titik penyaluran dari target pembangunan sebanyak 54 titik sampai dengan akhir 2017. Jumlah ini menggambarkan betapa lambatnya Pertamina dalam melakukan eksekusi program," jelas Ketua Bidang Energi DPP Projo Handoko kepada redaksi (Selasa, 26/9).


Tidak hanya progres pembangunan jumlah titik penyaluran yang lambat, Projo juga menerima laporan dari daerah bahwa pelaksanaan program di titik-titik penyaluran yang sudah terbangun mengalami kendala operasional.  

"Seperti ketersediaan pesawat angkut BBM yang jumlahnya justru berkurang dan hambatan-hambatan lain, sehingga harga BBM kembali melambung naik," beber Handoko.

Lanjut Handoko, kondisi seperti itu tidak bisa dibiarkan terus terjadi. Pertamina dan seluruh pihak yang terkait dengan program BBM satu harga harus segera melakukan evaluasi dan mencari terobosan untuk melakukan akselerasi. Agar target pencapaian bisa terpenuhi.

"Projo akan terus mencermati dan mengawal pelaksanaan program BBM satu harga ini. Penderitaan saudara-saudara kita di pelosok negeri yang sudah berlangsung sekian puluh tahun karena mahalnya harga BBM dan minimnya akses terhadap barang harus segera diakhiri. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia harus terwujud di masa pemerintahan Jokowi," pungkasnya. [wah] 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya