Berita

Oso/Humas MPR

Oso: Kreatifitas Mahasiswa Jangan Dilarang

SABTU, 23 SEPTEMBER 2017 | 13:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta mengatakan ideologi Pancasila sudah selesai alias sudah final menjadi dasar negara. Dengan demikian maka keberadaan Pancasila tidak perlu dipermasalahkan lagi.

Demikian diungkapkan Oso sapaan akrab pria yang juga menjabat Ketua DPD RI itu di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (23/9). Oso memberikan materi Sosialisasi Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika).

Oso dalam sosialisasi tersebut memuji Pancasila sebab dalam nilai-nilai Pancasila tidak melihat asal usul, warna kulit, dan perbedaan lainnya.


"Saya orang Minang namun bisa tinggal di Kalimantan Barat dan Jakarta," ujarnya. "Di Jakarta pun banyak orang Minang," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Oso mengajak kepada para mahasiswa untuk berpikir maju dan terbuka. Sebagai mahasiswa Islam yang kuliah di kampus UIN, dirinya memuji keistimewaannya.

"Dulu belajar Islam di kampung-kampung sekarang belajar Islam di kampus semegah ini," paparnya.

Untuk bisa berpikir maju maka Oso berpesan kepada rektor kampus itu agar jangan melarang kreatifitas mahasiswa.

"Agar mahasiswa mampu membangun bangsa sesuai dengan inspirasinya. Sebab perguruan tinggi ikut mencerdaskan bangsa," tambahnya.

Dalam sosialisasi tersebut ikut hadir Anggota MPR dari Fraksi PKS, T.B Soemandjaja, dan Anggota MPR dari Kelompok DPD, Eni Sumarni.

Dalam pemaparan, Soemandjaja membenarkan apa yang dikatakan Oso mengenai Pancasila.

"Benar Pancasila sudah final," ujarnya sambil menambahkan Pancasila tinggal internalisasi menjadi kepribadian dan implementasinya dalam keseharian. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya