Berita

Foto/Net

Dunia

Indonesia-Ekuador Siap Realisasikan Kesepakatan FKB-SKB

JUMAT, 22 SEPTEMBER 2017 | 08:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Delegasi Indonesia dan Delegasi Ekuador bertemu kembali dalam Forum Konsultasi Bilateral (FKB) dan Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-3 pada 19 September 2017 di Quito. Pertemuan terakhir FKB-SKB ke-2 diadakan tahun 2011 di Jakarta.

SKB yang diselenggarakan pada sesi pertama, Ketua Delegasi Ekuador Duta Besar Lourdes Puma yang juga adalah Under Secretary urusan Afrika, Asia dan Oceania Kemlu Ekuador, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu prioritas Ekuador dalam pelaksanaan hubungan luar negeri dan kerjasama internasional.

Sementara itu Ketua Delegasi Indonesia, Dirjen Amerika dan Eropa Kemlu RI, Duta Besar Muhammad Anshor,  menyampaikan kembali komitmen Indonesia untuk terus meningkatkan kerjasama baik di fora bilateral, regional maupun multilateral.


Pada SKB yang diadakan pada sesi berikutnya telah disepakati pentingnya untuk terus meningkatkan hubungan bilateral melalui program kerjasama konkrit di berbagai bidang khususnya di bidang perdagangan dan investasi, pertanian, pertahanan dan industri strategis.

Selain itu, mengingat Indonesia dan Ekuador sama-sama terletak di wilayah yang sering dilanda gempa bumi.  Kedua negara sepakat untuk merealisasikan kerjasama Penanggulangan Resiko Bencana melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama dimaksud yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pada pertemuan SKB, kedua delegasi juga sepakat bahwa perdagangan dan investasi merupakan salah satu prioritas hubungan bilateral. Untuk meningkatkan perdagangan bilateral, telah disepakati untuk terus mendorong terlaksananya pertemuan pertama Working Group on Trade and Investment yang direncanakan dilaksanakan pada tahun 2018.

Kedua delegasi juga mencatat peningkatan volume perdagangan kedua negara pada tahun 2016. Namun demikian kedua delegasi menekankan perlunya terus meningkatkan volume perdagangan mengingat masih besarnya potensi kerjasama bilateral RI-Ekuador di bidang perdagangan. Pasar potensial bagi produk Indonesia antara lain produk kecantikan/spa, alutsista dan makanan olahan.

Ketua Delegasi RI pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa upaya meningkatkan perdagangan dapat dilakukan dengan mengintensifkan kontak pelaku bisnis kedua negara, memperluas akses pasar, partisipasi pada pameran dagang tahunan dan meningkatkan promosi perdagangan kedua negara.

Sementara di bidang pertahanan kedua pihak sepakat mendorong penandatanganan Letter of Intent (LoI) kerjasama pertahanan dalam waktu dekat. Indonesia juga mengundang Ekuador untuk bekerjasama di bidang pelatihan pasukan penjaga perdamaian (peace keeping forces). Kerjasama di bidang industri strategis telah pula dirintis PT DI dengan counterpartnya di Ekuador.

Di bidang Pertanian, kedua pihak sepakat untuk bekerjasama di bidang yang menjadi keunggulan masing-masing negara. Kementerian Pertanian dan Peternakan Ekuador telah menyampaikan minat untuk melakukan kerjasama antara lain di sektor perkebunan kelapa sawit melalui pelaksanaan lokakarya pelatihan (biodiesel dan teknologi inovatif, dan praktik produksi yang berkelanjutan).

Sektor-sektor penting lainnya yang menjadi perhatian bersama dan diangkat pada pertemuan SKB adalah sektor hukum, perumahan rakyat, pendidikan tinggi, telekomunikasi, pertambangan, perikanan dan pariwisata.

Indonesia menyambut baik tawaran Ekuador kepada pelaku bisnis Indonesia untuk berinvestasi di bidang perumahan rakyat dan telekomunikasi. Di bidang pariwisata, Indonesia menekankan perlunya mendorong  kerjasama antara tour operator dan travel agency kedua negara yang telah berjalan saat ini guna meningkatkan saling kunjung wisatawan.

Indonesia juga menyambut baik keinginan Ekuador untuk belajar dari pengalaman Indonesia di bidang pariwisata mengingat kunjungan turis ke Ekuador baru mencapai sekitar 1,5 juta wisatawan pertahun, sedangkan turis ke Indonesia mencapai lebih dari 8 juta wisatawan per tahun.

Di akhir pertemuan, kedua ketua delegasi menekankan pentingnya realisasi dari kesepakatan-kesepakatan yang dihasilkan pertemuan FKB dan SKB di atas.

Ketua Delegasi RI juga berkesempatan melakukan courtesy call kepada Wakil Menteri Luar Negeri Ekuador selaku Acting Menteri Luar Negeri, Duta Besar Rolando Suarez, di sela-sela pelaksanaaan SKB dan FKB. Wamenlu Ekuador secara khusus menyampaikan keinginannya untuk meningkatkan perdagangan antara Indonesia dan Ekuador dan mendorong penjajakan kerjasama antar maskapai penerbangan yang dapat mempersingkat rute penerbangan Indonesia-Ekuador. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya