Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Kemendagri Akan Kembali Aktifkan Siskamling

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017 | 10:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Melihat kondisi bangsa saat ini, pemerintah menilai perlu digalakan kembali gerakan sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Ini penting sebagai deteksi dini, pengawasan, pengontrolan dalam rangka menjaga stabilitas masyarakat di tingkat RT dan RW.

Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Soedarmo usai membuka Rakoornas di Yogyakarta, Rabu (20/9). Soedarmo mengatakan dirinya sudah memproses untuk memberdayakan kembali masalah Siskamling.

"Ini namanya jaga warga, fungsinya untuk mengamankan wilayah kecilnya di tingkat lingkungannya. Ini perlu, karena selama ini tidak aktif, sehingga banyak kejadian-kejadian yang kita tidak tahu," kata Soedarmo.


Dia mengatakan terjadinya suatu persoalan atau permasalahan adanya di daerah seperti RT, RW sampai wilayah desa. Siskamling ini nanti dibentuk kembali. Prosesnya nanti kepala desa yang akan membantu atau RT dan RW yang akan menunjuk.

"Ini kan namanya swakarsa, masyarakat disitu harus terlibat aktif untuk membantu sama-sama melakukan pengamanan keliling atau lingkungan," ujarnya.

Siskamling ini juga nantinya kata Soedarmo akan melibatkan Babinsa dan Kamtibnas, termasuk tokoh masyarakat untuk bersama-sama melakukan pemantauan, pengawasan terhadap daerah masing-masing.

"Di Jogja ini sudah dibentuk, padahal kita baru merancang bagaimana proses ini. Walaupun secara informal daerah juga terbentuk. Termasuk anggaraannya bagaimana, mungkin dari APBD ini yang belum kita proses," tegasnya.

Siskamling ini lanjut Soedarmo dinilai sangat efektif untuk menghalau gerakan-gerakan yang dinilai berbahaya. Karena ini sudah bisa dideteksi lebih awal. Karena dalam proses siskamling ini tentunya ada kewaspadaan.

"Saya kira ini efektif untuk melakukan deteksi terhadap perkembangan yang ada, baik itu masalah terorisme, perdagangan narkoba. Semuanya nanti bisa dipantau oleh kegiatan Siskamling ini," tandasnya seperti dilansir dari laman Kemendagri. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya