Berita

Foto/Net

Nusantara

Status Siaga, Kepala BNPB Tinjau Pos Pantau Gunung Agung

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 13:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei meninjau langsung Pos Pantau Gunung Agung (PPGA), di Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu (20/9). Saat ini, status Gunung Agung meningkat ke level III (siaga).

Willem mengatakan tujuannya meninjau pos pantau Gunung Agung untuk mengecek situasi di lapangan apakah early warning system bekerja sesuai SOP, dan jika terjadi letusan perencanaan evakuasi seperti apa dan dimana lokasi evakuasi.

"Kemudian memperkuat komunikasi antar instansi sehingga masyarakat dapat informasi dengan cepat," kata Willem dalam keterangan yang dikirim Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, Sutopo Purwo Nugroho.


Dia mendapat penjelasan mengenai aktivitas terakhir Gunung Agung. Berdasarkan laporan PPGA, tercatat pada Selasa kemarin (19/9) terjadi 427 gempa, dan hari ini terjadi 94 gempa (pukul 00.00-06.00 WITA).

Jelas Willem, walaupun kegempaan tidak setajam dua hari lalu, namun sempat terjadi sebanyak 480 detik tremor. Dengan gempa dangkal 2 km dan kedalaman magma 5 km. "Masyarakat harus tetap waspada," ujarnya.

Sejarah letusan Gunung Agung pada tahun 1963 terdapat 5 fase yaitu. Fase gejala (gempa terasa) tempat dibawah Gunung Agung; Fase pembuka, letusan pembuka kemudian membentuk lava lake (danau lava); Erupsi pertama 14 km ke utara; Erupsi kedua 10 km ke arah selatan; dan letusan susulan yang cenderung lama.

"Hingga saat ini pemerintah dan pemda terus melakukan upaya mengantisipasi kemungkinan Gunung Agung meletus," tukas Willem. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya