Berita

Bob Hasan/Net

Politik

Bob Hasan: Stop Bicara PKI, Kita Sudah Punya Pancasila

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 | 10:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak dapat lagi menerima Partai Komunis Indonesia (PKI), termasuk jika dibalut dengan pelurusan sejarah tentang PKI yang diklaim tidak bersalah.

"Namun, jangan mudah juga kita mem-PKI-kan sesama anak bangsa sehingga mengundang perpecahan bagi persatuan dan kesatuan kita," kata Ketua Umum Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bob Hasan kepada redaksi, Selasa (19/9).

Dia menyarankan agar anak bangsa jangan mudah terpecah belah sebagaimana yang diinginkan oleh pihak asing.


"Jangan mau dimanfaatkan pihak asing untuk membuat situasi menjadi tidak kondusif menjelang Pemilu 2019," jelasnya

"Bahkan kita tidak bisa asal nenuduh seseorang sebagai bagian dari PKI tanpa alasan, saya masih heran, mau apalagi ini sebahagian orang menggebu-gebu untuk meluruskan sejarah dan terlihat benar untuk memugar nama baik PKI, buat apa?" ujar Bob Hasan menambahkan.

Dia menjelaskan dalam sejarahnya semangat DN Aidit yang saat itu merasa mampu seperti Bung Karno sebagai pemimpin bangsa Indonesia dengan upaya seolah mempertahankan gerakan Revolusi Kemerdekaan yang tentunya menginginkan berdirinya negara komunis di Indonesia.

"Kita harus ingat gerakan sebelumnya karena penyesuaian atas raihan kemerdekaan RI masih banyak informasi yang menyesatkan sehingga mudah sekali saat itu para petani Indonesia dapat dikelabuhi dan kita yang hidup dimasa kekinian dengan informasi dan komunikasi canggih jangan mudah juga terpengaruh dengan informasi yang belum pasti kebenarannya," kata Bob Hasan.

Dia berharap masyarakat tidak mudah melupakan kekejian PKI dan kejadian tersebut tidak perlu lagi terulang.

Bob Hasan menambahkan, ideologi komunis tidak dapat diterima di negara Indonesia. Dan kebangkitan PKI masa lalu sesungghnya hanya dilatarbelakangi oleh ambisi memegang tampuk kepemimpinan sehingga ideologi komunis yang bertentangan dengan Pancasila itu menjadi semakin kencang karena dilatarbelakangi oleh ambisi kekuasaan pendahulu PKI di Indonesia.

"Jadi buat apa juga para keturunan PKI masih bersemangat membangunkan kembali PKI, enggak ada gunanya dan justru mengangkat kembali posisi sejarah yang tidak baik dari rezim sebelumnya seperti Orde Lama dan Orde Baru, hentikan saling dendam. Mari kita tutup kenangan buruk yang mengandung dendam itu. Pancasila sesungguhnya telah menjadikan bangsa kita ditakuti dan disegani oleh lawan dan kawan, pertahankan itu," pungkasnya. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya