Berita

Tingkatkan Kompetensi, Indonesia Dan Singapura Sepakati Kerjasama Pelatihan Vokasi

MINGGU, 17 SEPTEMBER 2017 | 19:32 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Indonesia dan Singapura sepakat meningkatkan pelatihan di bidang vokasi guna meningkatkan kompetensi dan daya saing pekerja kedua negara. Demikian salah satu hasil pertemuan informal antara Menteri Ketenagakerjaan RI M. Hanif Dhakiri dengan Menteri Tenaga Kerja Singapura Lim Swee Say di Singapura, Sabtu, (16/9)

"Selama ini telah terjalin kerjasama pelatihan vokasi antara Indonesia dan Singapura. Pertemuan ini sepakat untuk lebih meningkatkan dan memperbaiki, serta kerjasama lebih luas pada isu ketenagakerjan lainnya,” kata Menaker Hanif.

Menurut Menaker, peningkatan kerjasama, khususnya terkait pembenahan kualitas Balai Latihan Kerja dengan melibatkan kementerian dan  lembaga terkait lainnya di Singapura. Peningkatan kerja sama serupa juga dilakukan Indonesia dengan Temasek Foundation, Polytechnic Singapore International (SPI), Workforce Singapura dan lembaga lainnya.


"Lembaga-lembaga tersebut sepakat bekerjasama dalam memperbaiki kurikulum, meningkatkan kapasitas instruktur, perbaikan fasilitas sarana serta prasarana pendukung pelatihan vokasi, pemagangan serta informasi pasar kerja," katanya.

Sementara, Menteri Tenaga Kerja Singapura Lim Swee Say menyatakan, pihaknya siap mempererat kerja dalam bidang pelatihan vokasi dan bidang ketenagakerjaan dengan Indonesia, melibatkan lembaga pelatihan dan pelaku industri di Singapura

"Di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, kedua negara harus mempersiapkan tenaga kerjanya untuk  meningkatkan keterampilan kerja dan bersiap menghadapi perubahan bentuk dan karakter pekerjaan di masa depan,” kata Menteri Lim Swee.

Menaker Hanif melanjutkan, Indonesia akan mengundang lembaga-lembaga tersebut terkait ke Indonesia  untuk bersama-sama memperbaiki kualitas pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja dan lembaga  pelatihan lainnya di Indonesia.

Turut hadir sebagai delegasi Indonesia antara lain  Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktifitas Kementerian Ketenagakerjaan, Bambang Satrio Lelono, Dubes RI untuk Singapura I Ngurah Swajaya, serta beberapa anggota Komite Vokasi Nasional antara lain Bob Azzam, Antonius J. Supit, Sari Sitalaksmi, Kun Wardhana A dan Sugeng Bahagijo. [wid]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya