Berita

Seleknas Resmi Ditutup, Menaker Kembali Tekankan Pentingnya Pelatihan Vokasional

MINGGU, 10 SEPTEMBER 2017 | 00:38 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Gelaran seleksi nasional ASEAN Skills Competition ke-12 resmi di tutup. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri mengaskan kembali pentingnya pelatihan vokasional sebagai salah satu pilar utama kebijakan pemerataan ekonomi.

"Dengan pelatihan vokasi diharapkan kebutuhan tenaga kerja terampil sebanyak 113 juta sebagai syarat Indonesia menjadi Negara ekonomi terbesar ke-7 dapat terwujud," ujar Hanif saat menutup Seleknas ASC ke-12 di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (9/9).

Menaker kembali mengajak pihak lain (swasta) untuk terlibat dalam pelatihan vokasional. Pentingnya dukungan dari kalangan usaha, sebut Menaker, bersama-sama pemerintah menyiapkan tenaga kerja kompeten melalui pelatihan vokasi.


"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan dunia usaha dan Serikat Pekerja. Harus ada keterlibatan swasta dalam pelatihan vokasi seperti di negara-negara Eropa dan Skandinavia," katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kemnaker bulan Februari 2017, jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai angka 131, 55 juta orang, dimana sekitar 60 persennya  merupakan lulusan SD-SMP.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 5, 3 persen orang masuk kategori pengangguran. Tingkat pengangguran paling besar berasal dari lulusan SD kebawah sebanyak 27,57 persen, lulusan SMA 22,17 persen dan lulusan SMK 19,74 persen.

Menyikapi hal tersebut, Menaker mengungkapkan, pemerintah telah mengeluarkan regulasi mengenai pendidikan vokasi yang disahkan, yaitu Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Pendidikan Kejuruan dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM Indonesia.

"Upaya-upaya tersebut merupakan bagian penting dalam menyiapkan angkatan kerja yang mampu bersaing di era Masyarakat Ekonomi ASEAN," papar Menaker.

Menurut Menaker, untuk menghasilkan lulusan vokasi yang berkualitas dan berdaya saing global, lembaga-lembaga  vokasi harus mengintensifkan kerja sama dengan pemangku kepentingan (stakeholder).

Kerjasama dengan stakeholder dibutuhkan agar desain dan perencanaan program pendidikan vokasi haruslah disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja sehingga lulusannya cepat bekerja dan mengurangi pengangguran.

Menaker meyakini dengan jumlah penduduk terbesar nomor empat di dunia dan potensi sumber daya alam yang ada, memiliki peluang dan potensi besar untuk dapat menjadi bangsa yang maju dalam persaingan MEA maupun global.

Mengakhiri kunjungannya ke BBPLK Bekasi, Menaker Hanif sempatkan berkeliling fasilitas pelatihan untuk meninjau suasana pelatihan maupun kondisi peralatan yang dimiliki BBPLK Bekasi.

Selain itu, Menaker Hanif juga mengecek persiapan ruangan kelas yang akan digunakan sebagai ruang belajar oleh Politeknik Ketenagakerjaan. [wid]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya