Berita

Dunia

Badai Irma Kategori 5 Hantam Kuba

SABTU, 09 SEPTEMBER 2017 | 11:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Badai Irma memukul wilayah Kuba dengan angin kencang dan hujan deras setelah menghancurkan daerah lain di Kepulauan Karibia dan menewaskan sedikitnya 23 orang.

Irma tiba di Kepulauan Camaguey, Kuba pada hari Jumat waktu setempat dan mengancam kota-kota dan desa-desa pesisir terdekat. Ini adalah pertama kalinya topan kategori lima melanda Kuba dalam beberapa dasawarsa terakhir.

Peringatan badai saat ini berlaku di provinsi Camaguey, Ciego de Avila, Sancti Spiritus, Villa Clara dan Matanzas.


Beberapa desa telah kehilangan pasokan listrik dan komunikasi menjadi semakin sulit dengan kota-kota di daerah yang lebih terpencil. Demikian wartawan BBC melaporkan dari Havana.

Sebelumnya, masyarakat mencoba untuk mengamankan atap rumah mereka dan memindahkan barang-barang dari dataran rendah ke daerah yang lebih tinggi.

"Ada hembusan angin yang sangat kencang dan lampu padam," kata Anaida Gonzalez, seorang perawat pensiunan di provinsi Camaguey, kepada Reuters.

Sebelum badai datang, sekitar 50.000 wisatawan asing sudah lebih dulu menyelematkan diri mengakibatkan resor di pantai utara kosong tanpa penghuni.

National Hurricane Center di AS memprediksi, topan Irma bertenaga maksimum 257 km per jam atau kategori 5 pada pukul 03:00 GMT (Sabtu, 9/9)

Sementara itu, Negara Bagian Florida, Amerika Serikat, telah meminta 5,6 juta orang warganya untuk mengungsi menjelang serangan Badai Irma.

Di media sosial Twitter, banyak sekali netizen termasuk warga AS yang menyampaikan doa untuk warga Kuba. Mereka juga mengkritik media-media AS dan Barat yang hanya fokus pada pemberitaan di Florida daripada mencari tahu tentang para korban di Kuba.

"It's funny how there's a hurricane that's coming for Florida but currently it's destroying Cuba and no one cares," tulis akun @SydneyDosen.

"Please join me in sending prayers and well wishes to the people of Cuba who are suffering the horror of irma right now and floridians next," tulis @bridgetsimonds.

Badai berbahaya tersebut diperkirakan menghantam Florida pada Sabtu waktu setempat setelah melanda Kepulauan Karibia sejak hari Kamis.

Gubernur Florida, Rick Scott ,mendesak warganya untuk mengungsi, terutama mereka yang tinggal di daerah pesisir yang dipastikan tergenang air.

"Ini adalah badai yang akan membunuh Anda jika Anda tidak menyingkir," kata jurubicara National Hurricane Center AS, Dennis Feltgen, dikutip apnews. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya