Berita

Foto: RMOL

Dunia

Garuda Pancasila Berkumandang dengan Gagah di Kedutaan Korea Utara

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 23:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ada yang tak biasa dalam perayaan Hari Nasional Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara di Jakarta, Rabu malam (7/9).

Perayaan berlangsung lebih meriah dari biasanya. Selain jumlah tamu yang hadir jauh lebih banyak, perayaan untuk memperingati 69 tahun berdirinya Korea Utara itu juga dipenuhi dengan berbagai nyanyian yang dibawakan oleh paduan suara Indonesia dan Korea Utara.

Dua anak muda Korea Utara yang membawakan lagu Garuda Pancasila berhasil mengundang warganegara Indonesia yang hadir ikut menyanyikan lagu karya Sudharnoto itu dengan sangat bersemangat, bagai garuda yang gagah berani.


Kegiatan dimulai dengan penampilan paduan suara anak-anak yang diasuh budayawan Jaya Suprana. Mereka membawakan lagu kebangsaan Indonesia, Indonesia Raya, dan lagu kebangsaan Korea Utara, Aegukka.

Setelah penampilan ini, Dutabesar An Kwang Il menyampaikan sambutan yang intinya berterima kasih atas kehadiran seluruh tamu dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas persahabatan kedua negara.

“Bangsa Korea sangat bersahabat dengan bangsa Indonesia. Salah satu alasan utamanya karena Indonesia adalah tanah kelahiran bunga Kimilsung,” ujarnya merujuk pada bunga anggrek yang diberikan Presiden Sukarno kepada Presiden Kim Il Sung dalam pertemuan mereka di Kebun Raya Bogor, April 1965.

An Kwang Il juga menyampaikan perkembangan terakhir di Semenanjung Korea terkait tekanan yang dihadapi negaranya, dan respon mereka atas tekanan-tekanan dari pihak lawan itu.

Dikatakannya bahwa terlepas dari berbagai sanksi dan embargo yang dialami, Korea Utara berhasil membangun dua sektor sekaligus, ekonomi dan pertahanan.

“Dalam Kongres ketujuh Partai Pekerja Korea, Yang Mulia MArshal Kim Jong Un menetapkan tujuan jangka panjang untuk membangun bangsa yang kuat dengan kapasitas ilmu dan teknologi yang berkembang, ekonomi yang kuat dan peradaban yang maju,” katanya lagi.

Dari pihak Indonesia, sambutan disampaikan oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani Kiemas yang dibacakan Sekretaris Menko PMK Satya Sananugraha.

Dalam sambutan itu, Puan mengatakan dirinya yakin hubungan baik dan persahabatan kedua negara akan tetap kuat.
   
Dutabesar Venezuela Gladys Urbaneja Duran, Dutabesar Kuba Nirsia Castro Guevara, dan Dutabesar Republik Islam Iran Valiollah Mohammadi Nasrabadi juga hadir dalam resepsi ini. 

Penampilan Ade Irawan, pianis tunatera kelas dunia, juga sangat menawan. Ia membawakan lagu Arirang dengan berbagai aransmen dipandu oleh Jaya Suprana. Penampilan yang tak kalah hebat diperlihatakan akapela Pentaboyz yang menyanyikan Arirang.

Sementara anak-anak Korea Utara selain menyanyikan lagu Garuda Pancasila, juga memperlihatkan kemampuan mereka menyanyikan lagu Desaku dan Tanah Airku. [dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya