Berita

Foto: Repro

Dunia

Apa Makna 4 Plus 1 yang Ditawarkan Indonesia pada Myanmar?

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 | 10:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dalam pertemuan dengan Penasehat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi yang mengenakan baju bermotif zigzag hitam dan putih tebal menyampaikan tawaran 4+1 atau empat plus satu.   

Menurut keterangan yang dirilis Kementerian Luar Negeri, usul 4+1 itu terdiri dari empat elemen penting, yakni pertama mengembalikan stabilitas dan keamanan di kawasan yang dilanda konflik.

Kedua, agar pemerintah menahan diri secara maksimal dan tidak menggunakan kekerasan. Ketiga, agar pemerintah memberikan perlindungan kepada semua orang yang berada di Negara Bagian Rakhine tanpa memandang suku dan agama.


Dan terakhir, mengingatkan pemerintah Myanmar tentang arti penting membuka akses untuk bantuan kemanusiaan.

Menurut Menlu Retno, empat hal ini merupakan elemen utama yang harus segera dilakukan agar krisis kemanusian dan keamanan tidak semakin memburuk.

Sementara satu elemen lain adalah mengimplementasikan rekomendasi Laporan Komisi Penasehat untuk Rakhine State yang dipimpin Koffi Annan.

Menurut Dubes RI untuk Myanmar Ito Sumardi, sampai sejauh ini Aung San Suu Kyi baru mau menerima Menteri Luar Negeri RI. Ini memperlihatkan kepercayaan Myanmar kepada Indonesia dan komitmen Indonesia menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan. [dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya