Berita

Pasca Bencana Banjir Di Belitung, Kemenkop Gelar Pelatihan Kewirausahaan UMKM

SELASA, 29 AGUSTUS 2017 | 18:18 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kementrian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) menggelar pelatihan kewirausahaan di Kabupaten Belitung Timur, pasca bencana banjir bandang di Kecamatan Gantung, Kelapa Kampit dan Manggar. Tujuan pelatihan sendiri sebagai recoveri jiwa dan semangat kewirausahaan para korban bencana.

Demikian disampaikan, Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM Prakoso BS, di Jakarta, Selasa (29/8)

"Pelatihan kewirausahaan pasca bencana ini merupakan bagian integrasi program Kementerian Koperasi dan UKM dengan Badan Penanggulangan Bencana (BNPB)"katanya.


Menurut Prakoso, pelatihan UMKM pasca bencana banjir, merupakan bukti nyata dari sikap tanggap pemerintah baik pusat dan daerah untuk senantiasa berada di tengah tengah masyarakat yang terkena dan terdampak bencana. Khususnya untuk membangkitkan kembali semangat berwirausaha UMKM yang terkena musibah banjir bandang dan bisa menjalankan dan mengembangkan usahanya kembali.

"Pemerintah selalu ada buat masyarakat, khususnya UMKM yang terkena musibah bencana alam. Tugas kita (kemenkop dan UKM) adalah memepercepat UMKM bisa menjalankan usahanya kembali," katanya.

Pelatihan UMKM korban banjir sebanyak 40 peserta bertempat di Hotel Oasis Kabupaten Belitung Timur.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Belitung Timur menyebutkan bahwa dengan motivasi kewirausahaan serta pelatihan manajemen usaha, keberlangsungan usaha serta pengembangan usahanya dapat terus berjalan.

"Kami berterimakasih kepada Kementerian Koperasi dan UKM, karena program ini sangat dibutuhkan dalam rangka memulihkan perekonomian khususnya di sektor usaha mikro dan kecil yang terkena dan terdampak bencana", pungkas Yusli Ihza.

Acara pelatihan dibuka secara resmi oleh Bupati Kabupaten Belitung Timur Yusli Ihza, dihadiri Asdep Kewirausahaan Budi Mustopo, Kadis Perdagangan Koperasi Erna Kunondo, Kadis Perkebunan, Kadis Kominfo Kabupaten Belitung Timur, dan para Camat, serta Kelapa Desa di ketiga wilayah bencana. [wid] 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya