Fahira Idris/Net
Fahira Idris/Net
Anggota DPD RI Fahira Idris menilai tujuan perluasan larangan yang dimaksud untuk mengatasi kemacetan dan memaksa warga menggunakan angkutan umum tidak berdasar. Rencana ini juga dinilai diskriminatif karena hanya melarang sepeda motor saja.
"Pemotor juga bayar pajak. Mereka punya hak melintasi jalan-jalan protokol yang dibangun oleh uang hasil pajak mereka. Saya rasa sudah cukup larangan motor yang ada saat ini di Medan Merdeka Barat hingga Bundaran HI) jangan diperluas lagi. Saya minta rencana ini dibatalkan," ujar senator asal Jakarta itu di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/8).
Populer
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Senin, 29 Desember 2025 | 00:40
Senin, 29 Desember 2025 | 01:10
Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54
Senin, 29 Desember 2025 | 08:40
Senin, 29 Desember 2025 | 13:09
UPDATE
Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59
Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43
Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23
Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59
Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42
Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20
Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53
Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41
Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24
Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02