Berita

Foto: Istimewa

Kesehatan

Jalinan Kasih Gelar Operasi Katarak Gratis di Semarang

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 18:49 WIB | LAPORAN:

Yayasan Jalinan Kasih MNC Group menggelar operasi katarak gratis di RS SMC Telogarejo, Semarang, Jumat (18/8). Ada sekitar 115 warga Jateng yang mengikuti program yang digelar dalam rangka peringatan Kemerdekaan RI ini.

Edy Santoso (67), warga wilayah Gombel, Kota Semarang, Jawa Tengah sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini.  

"Dulu mata saya rasanya pegal, penglihatan juga kabur. Samar-samar. Tapi setelah operasi ini, mata terasa enteng. Bahkan meskipun baru selesai operasi, sudah tidak terasa sakit," ujar Edy.


Bapak empat anak itu menderita gangguan penglihatan sudah lama dan terus memburuk setahun terakhir. Untuk mengurangi rasa sakit, dia berobat ke dokter spesialis mata dan diberi obat tetes. Namun, kondisi mata kanannya tak kunjung membaik.

"Kalau habis ditetesi itu enak, enteng, tapi setelah itu ya sakit lagi. Pandangan tetap kabur. Lalu disarankan oleh dokter tersebut untuk operasi katarak. Tapi saya mundur karena mahal, setelah dihitung-hitung sampai Rp15 juta untuk satu mata," keluhnya.

Edy bersyukur karena operasi katarak gratis bisa menghemat pengeluaran. Dia berharap, kegiatan tersebut terus berjalan karena sangat membantu warga miskin lansia yang banyak menderita katarak.

"Ini sangat membantu, sangat menguntungkan warga kecil seperti kami ini. Hanya perlu pakai KTP, KK, dan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) untuk mendaftar. Besok saya akan ke sini lagi untuk kontrol," ucapnya sambil berjalan dengan digandeng sang menantu, Brigitha Sri (43).

Sementara itu, Ketua I Yayasan Jalinan Kasih Syafril Nasution mengatakan, ratusan orang yang mengikuti operasi katarak gratis kali ini datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah, antara lain Semarang, Demak, Pati, Rembang, Grobogan, Solo, Kendal, Batang, Pekalongan, dan Cilacap.

"Ini (operasi katarak gratis) merupakan kegiatan CSR dari MNC Group yang rutin kami lakukan. Kali ini ada 115 pasien dari pendaftar sekitar lebih dari 200 orang. Setelah kita seleksi yang lolos sebanyak 115 orang. Kegiatan ini akan berlangsung hingga dua hari ke depan, jadi selama tiga hari," ujarnya.

Kegiatan operasi katarak gratis yang digelar Yayasan Jalinan Kasih, imbuhnya, akan terus dilaksanakan secara kontinu di berbagai daerah di Indonesia. Selain di Semarang, operasi katarak gratis juga akan digelar di Jawa Timur, Jawa Barat, sampai Sumatera.

"Kegiatan ini akan secara berkelanjutan kami lakukan. Jadi tidak hanya sekali ini saja, tahun depan juga kita melakukan hal yang sama," tutur dia.

Direktur Rawat Inap, RS Telogorejo Musyaadah menambahkan, pihaknya menyiapkan 15 dokter dan ditambah 15 dokter dari Perdami. "Semuanya spesialis mata. Untuk ruangan kita siapkan dua ruangan dan setiap ruangan kita set untuk tiga tempat operasi," katanya.

Dia juga menjelaskan, warga yang sudah dilakukan operasi akan dilakukan observasi pada hari berikutnya untuk memantau keberhasilan operasi. Hal itu dilakukan agar pasien benar-benar sembuh dari katarak. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya