Berita

Adhyaksa Dault/Net

Wawancara

WAWANCARA

Adhyaksa Dault: Saya Bilang Ke Menpora, Kalau Saya Salah Silakan Ditegur Atau Panggil Saja

JUMAT, 11 AGUSTUS 2017 | 08:08 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Eks Menteri Pemuda dan Olahraga ini bersyukur, akhirnya dana rutin tahunan Pramuka turun setelah sebelumnya dana itu dikabarkan dibekukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Dana Pramuka itu cair setelah Adhyaksa mengklarifikasi tentang dugaan dirinya men­jadi simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Berikut penuturan lengkap Adhyaksa kepada Rakyat Merdeka:

Apa perasaan Anda setelah anggaran rutin Pramuka cair dari yang sebelumnya dikabarkan dibekukan?
Alhamdulillah saya bersyu­kur dana Pramuka sudah cair. Namun Saya berharap untuk ke depannya dana untuk kegiatan Pramuka ini bisa turun jauh-jauh hari sebelum kegiatan dilakukan.

Alhamdulillah saya bersyu­kur dana Pramuka sudah cair. Namun Saya berharap untuk ke depannya dana untuk kegiatan Pramuka ini bisa turun jauh-jauh hari sebelum kegiatan dilakukan.

Kapan anggaran itu tu­run?
Sekitar seminggu sebelum pelaksanaan sudah ada. Tapi harus saya jelaskan ya, itu angg­aran rutin, bukan anggaran untuk Raimuna (pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan Kwartir Gerakan Pramuka).

Terus anggaran untuk Raimunanya kapan?

Kalau dana untuk Raimunanya belum ada. Tapi tadi siang (ke­marin, red) Presiden menjelas­kan kalau dirinya akan memban­tu supaya dana Raimuna ini bisa segera cair, caranya Presiden bakal menyisipkan anggaran un­tuk Raimuna melalui APBN-P. Beliau akan membantu untuk mencoba karena Pramuka ini sangat strategis.

Oh ya.. Dalam pertemuan itu, apa ada pembahasan ten­tang tudingan Anda menjadi simpatisan HTI?
Tadi saya yang inisiatif me­nyampaikan itu ke Presiden.

Anda menjelaskan apa?
Tadi itu saya sampaikan saja kepada Presiden bahwa saya datang di situ tahun 2013. Ketika saya sudah bikin surat resmi kepada Bapak Presiden dan saya hadir 2013 ketika HTI belum dilarang. Nah terus sekarang di­viralkan ya ada-lah orang-orang yang enggak suka, biasa-lah. Kalau saya datang tahun 2013 di HTI bicara soal khalifah, kalau menurut ajaran agama saya di akhir zaman akan lahir Imam Mahdi akan berperang melawan orang yang jahat bermata satu, itu namanya Dajjal. Itu di akhir zaman. Itu pikiran saya waktu itu yang saya sampaikan. Tapi kan sekarang itu khilafah dikaitkan dengan gerakan radikal ISIS.

Mereka (ISIS) itu kan luar bia­sa sehingga orang menjadi takut. Nah saya sampaikan dan Bapak Presiden mengerti kok. Bapak Presiden tahu saya sudah lama kenal dengan beliau. Saya na­sionalis religius dari dulu. Dari segi keluarga, orang kakek saya dibunuh karena tahan Pancasila, bagaimana. Paman saya mantan Kepala Staf Angkatan Darat. Terus tadi saya sampaikan ke ba­pak Presiden, saya dapat Bintang Mahaputra Adipradana, kalau saya mati dimakamkan dapat jatah di Kalibata, taman makam karena bintang ini kan, Bapak Presiden pun tertawa. Masa saya mau mengkhianati ini.

Presiden sudah menerima penjelasan Anda itu?
Dengan penjelasan beliau mau datang ke Raimuna, maka ini sudah menjelaskan bahwa Presiden mengerti dengan pen­jelasan saya. Saya kan sudah mengenal Bapak Presiden sejak lama, waktu saya menjadi men­teri saya pernah berkunjung ke Solo waktu Beliau jadi waliko­tanya.

Lalu bagaimana hubungan Anda dengan Menpora kar­ena sebelumnya dikabarkan Menpora membekukan dana Pramuka?
Ya tadi saya sampaikan juga ke Menpora, saya bilang ke beliau, kalau saya salah silakan ditegur saja, bisa langsung panggil saya. Biar bisa dijelaskan langsung oleh saya. Tapi itu semua sudah clear dengan beliau.   ***

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya