Berita

Kemenkop Di Bali/RMOL

Pelaku UKM Harus Manfaatkan Momentum Kebangkitan Sektor Pariwisata

KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 | 18:44 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Sektor Pariwisata Indonesia mengalami kebangkitan  dengan meningkatnya jumlah turis yang berkunjung. Momentum ini  diharapkan akan mampu membangkitan potensi UKM di daerah-daerah tujuan wisata.

Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Hermawan Kartadjaja  mengatakan, pariwisata merupakan satu-satunya industri yang memerlukan keterlibatan masyarakat atau komunitas. Dia menegaskan majunya pariwisata, maka sektor UKM juga akan maju.

"Misal kita mau beli oleh-oleh di mana, mau home stay di mana. Asal masyarakatnya sadar mau mengambil peran itu. Kalau ndak tahu, ya gimana, UKM ndak akan maju-maju," kata Hermawan saat mengikuti pembukaan Britama Sanur Village Festival (BSVF) 2017 di pantai Segara, Sanur, Denpasar, Rabu (9/8) malam.


Hermawan mengatakan masyarakat jangan hanya jadi penonton dan pekerja. Pariswata diharapkan akan menumbuhkan pelaku-pelaku UKM baru.   
 
"Masyarakat jangan hanya cuma kerja di hotel, tapi bukalah homestay, janganlah jadi pemandu wisata, tapi bukalah travel agent kecil-kecilan tapi segmented. Jangan cuma jadi karyawan toko souvenir, tapi coba jadi pengusaha souvenir dengan buka toko sendiri walau kecil-kecilan," kata Hermawan yang juga Presiden Asia Council for Small Business (ACSB).

Sementara itu, Ketua Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Bintang Puspayoga mengungkapkan, acara BSVF mampu menyedot partisipasi yang besar dari masyarakat.

"Ini luar biasa, seluruh potensi masyarakat di Sanur dan Denpasar dapat terlibat mulai dari kuliner, kerajinan, juga fashion, termasuk melibatkan PKK dan Karang Taruna setempat," kata Bintang yang juga istri Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga.

Model acara BSVF dinilai patut dikembangkan di daerah lain. Dalam acara ini ada sinergitas antara pemerintah daerah dan melibatkan semua unsur usaha di masyarakat. BSVF 2017 dibuka oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

"Sanur ini merupakan model terbaik festival pariwisata berbasis komunitas di Indonesia," kata Arief.

Arief mengungkapkan, Bali  merupakan destinasi wisata terbaik di dunia bahkan mengungguli London dan Paris. Kendati demikian, di tataran Asean, tingkat pertumbuhan wisata di Indonesia baru sebesar 23 persen, berada di urutan kedua setelah Vietnam dengan 24 persen.

"Semoga tahun ini Indonesia akan jadi destinasi wisata terbaik di Asia," kata Arief.

Kementerian Pariwisata juga mengundang sejumlah daerah untuk mengikuti Sanur Village Festival 2017 ini. Contohnya, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, juga membuka stand. Bulan depan, Pandeglang akan menyelenggarakan Festival Tanjung Lesung. 

"Saya selalu mengirim para pemangku kepentingan dari daerah lain untuk belajar ke Sanur tentang membangun pariwisata berbasis komunitas. Sanur menjadi inspirasi percontohan bagi destinasi wisata daerah lain," ujar Arief.

Menurut ketua panitia BSVF 2017, IB Gede Sidharta Putra, jumlah partisipasi komunitas jauh meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. BSVF tahun ini merupakan acara tahunan yang ke-12, mulai dari 9 - 13 Agustus 2017. Dia berharap omzet penjualan kegiatan bertaraf internasional ini kembali meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp 16 miliar.[san]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya