Berita

Nusantara

Sejak 2014, Pemkab Deli Serdang Utang Rp 175 Miliar Ke Pemborong

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 19:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang memiliki utang sebesar Rp 175 miliar kepada sejumlah pemborong proyek di Kabupaten Deli Serdang.

Demikian disampaikan Ketua Forum Solidaritas Pemborong Swakelola, Fahruddin. Menurutnya, utang besar tersebut merupakan pembayaran untuk sejumlah pengerjaan proyek di Dinas Pekerjaan Umum Deli Serdang sejak tahun 2014.

"Sampai saat ini belum dibayar sama sekali," katanya, dikutip dari RMOL Sumut.


Fahrudin menjelaskan, upaya untuk menagih utang proyek tersebut sudah berproses hingga persidangan. Namun, putusan dari pengadilan yang memenangkan mereka tetap tidak dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dengan alasan yang tidak jelas.

"Mereka pernah bilang agar ada payung hukum pembayaran, maka kasus ini dibawa ke ranah hukum. Kemudian keluar putusan PN Lubuk Pakam yang memenangkan kami. Ternyata janji mereka mengenai payung hukum tersebut mereka ingkari. Pemkab justru mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi, namun kembali kami dimenangkan, itu juga mereka ingkar," ujarnya.

Atas kondisi ini, Fahrudin menyebut pemerintah Deli Serdang melakukan penzaliman kepada perusahaan-perusahaan swakelola yang sudah melaksanakan pekerjaan.

"Ini namanya pemerintah sudah menzalimi kami. Kami akan fight, karena orang yang curang harus dihabisi dari negeri ini," ungkapnya.

Rencananya, para pemborong yang tergabung dalam Forum Solidaritas Pemborong Swakelola Deli Serdang tersebut akan melaporkan hal ini kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut mereka, hingga saat ini tidak ada itikad baik yang ditunjukkan Pemkab Deli Serdang.

"Dalam hal ini kami akan mengadukan kepada dinas PU Deli Serdang. Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan selaku pimpinan akan terbawa selaku penanggung jawab," pungkasnya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya