Berita

Fadli Zon/net

Hukum

Dianggap Menista Agama, Ini Permintaan Khusus Gerindra Untuk Victor

SENIN, 07 AGUSTUS 2017 | 21:48 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mendesak aparat kepolisian dan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD DPR RI) segera memproses kasus Ketua Fraksi Nasdem, Victor Bungtilu Laiskodat bersamaan.

Sebab menurut dia, Victor sudah jelas-jelas menuduh empat partai yakni Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat yang menolak Perppu Ormas sebagai partai pendukung radikalisme dan negara khilafah.

"Karena itu tuduhan yang jelas-jelas sangat frontal," tegasnya saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/8).


Keempat partai sudah melaporkan Victor ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan telah melakukan ujaran kebencian. Partai Demokrat dan PKS bahkan sudah melaporkan anak buah Surya Paloh itu ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD DPR RI). Fadli Zon yang juga Wakil Ketua DPR RI itu mengatakan bahwa kedua mekanisme itu bisa diproses secara bersamaan.

"Paralel saja kalau menurut saya sih. Karena kita melihat kasus ini kan, selama ini kita selalu bicara NKRI, tidak boleh ada Pancasila, itu omong kosong ternyata dengan praktik yang dilaksanakan ini. Yang mengadu domba itu siapa? Yang memicu itu siapa? Itu kan orang-orang yang mengaku ini," sindir Fadli.

Menurut Fadli jika memang murni ingin menjaga Pancasila, maka partai Nasdem ataupun Victor harus bisa menjaga kerukunan. Salah satunya adalah tidak mengutak-atik agama lain.

"Apalagi dia tidak mengerti agama itu dan itu bisa dianggap sebagai penistaan agama," demikian Fadli.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya