Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Hukum

Subjek Penggugat Perppu Ormas Diubah, Yusril: Menghindari Debat

SENIN, 07 AGUSTUS 2017 | 13:23 WIB | LAPORAN:



RMOL. Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengganti subjek hukum dalam permohonan uji materi Peraturan Pemerintah (Perppu) nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Uji materi Perppu 2/2017 diajukan oleh mantan petinggi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto


Kuasa hukum Ismail Yusanto, Yusril Ihza Mahendra menjelaskan, pergantian subjek hukum tersebut dikarenakan pemerintah secara resmi telah mencabut status badan hukum HTI.

Semula, sambung Yusril, pemohonan atas nama HTI yang masih memiliki legal standing. Namun setelah pemerintah mencabut badan hukum HTI, maka permohonan uji materi Perppu Ormas menjadi perorangan.

"Karena menumbulkan keraguan terkait legal standing dari permohonan badan hukum HTI, akhirnya kami putuskan pemohonnya diganti dengan Ismail, statusnya jurubicara perkumpulan HTI ketika masih memiliki badan hukum," ujar Yusril di gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (7/8).

Lebih lanjut, Yusril menjelaskan, pergantian pemohon ini untuk menghindari perdebatan dalam proses uji materi. Sebab, bisa saja permohonan sebelumnya diterima, tapi kemungkinan besar MK bakal membatalkan karena HTI sudah tidak memiliki badan hukum.

"Nanti ujung-ujungnya berdebat argumentasi, menghindari itu saja," urai Yusril.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya