Berita

Zudan Arif Fakrulloh/Net

Hukum

Dirjen Dukcapil Dipanggil KPK Terkait Kasus E-KTP

JUMAT, 04 AGUSTUS 2017 | 11:31 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) megagendakan pemeriksaan terhadap Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukapil Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh, Jumat (4/7).

Sebelumnya, Zudan pernah menjabat sebagai Kepala Biro Hukum Sekretaris Jenderal Kemendagri. Ia akan dimintai keterangan terkait kasus korupsi KTP elektronik.

"Saksi Zudah Arif Fakrullah akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SN (Setya Novanto)," kata Jurubicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di kantornya.


Nama Zudan sempat muncul dalam persidangan dua terdakwa kasus e-KTP, Irman dan Sugiharto, saat mantan Sekjen Kemendagri, Diah Anggraini bersaksi.

Ketika itu, Diah mengatakan pernah menyampaikan pesan Setya Novanto kepada Zudan untuk diteruskan ke mantan Dirjen Dukapil Kemendagri, Irman.

Pesan itu soal, permintaan Novanto kepada Irman agar 'pura-pura' tak mengenalnya bila ditanya orang dan diperiksa penyidik KPK. Menurut Diah, pesan tersebut pun telah disampaikan Zudan kepada Irman.

Setya Novanto sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak Senin (17/7) . KPK menduga Ketua DPR itu memiliki peran penting dalam pembahasan, penyusunan, hingga pelaksanaan proyek e-KTP.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan Novanto diduga berperan dalam pembahasan anggaran proyek e-KTP di DPR. Saat itu Novanto menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar.

Ia juga diduga menggunakan peran pengusaha Andi Agustinus atau Andi Narogong untuk menentukan peserta dan pemenang lelang dalam proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya