Berita

Hukum

Kejagung Kantongi Tersangka Baru Kasus Mobile 8

KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 20:35 WIB | LAPORAN:

Penyidik Kejaksaan Agung telah mengantongi sejumlah nama yang bakal menyandang status tersangka dalam dugaan korupsi penerimaan kelebihan bayar atas pembayaran pajak (restitusi) PT Mobile 8 Telecom tahun 2007-2009. Perkembangan penanganan kasus itu tergolong cepat setelah jaksa agung kembali menerbitkan surat perintah penyidikan awal Februari 2017 lalu.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah mengatakan, dalam proses penyelidikan, pihaknya telah mengantongi dua nama yang berpotensi besar menjadi tersangka. Meski begitu dia enggan membeberkan siapa sosok calon tersangka tersebut.

"Sudah, minimal dua. Saya tidak bilang sama kayak kemarin ya," ujarnya di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Kamis (3/8).


Dalam penyidikan baru kasus tersebut, Kejagung menemukan transaksi fiktif antara Mobile 8 dengan PT Jaya Nusantara pada rentang 2007-2009. Saat itu, PT Mobile 8 mengerjakan proyek pengadaan telepon seluler berikut pulsanya dengan nilai transaksi mencapai Rp 80 miliar. Meski demikian, PT Jaya Nusantara sebagai distributor pengadaan tidak sanggup memenuhi permintaan itu.

Ujungnya, transaksi direkayasa seolah-olah terjadi perdagangan dengan invoice sebagai faktur. Dengan adanya faktur tersebut, pihak Mobile 8 memohon restitusi pajak dan dikabulkan oleh kantor pelayanan pajak dan masuk bursa saham pada 2009.

Belakangan, mantan Komisaris Mobile 8 Hary Tanoesoedibjo diperiksa Kejagung untuk menelusuri dugaan korupsi penerimaan kelebihan restitusi tersebut. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya