Berita

Demo Di Depan KPK/RMOL

Hukum

KOMPAK: KPK Memang Jago, Tapi Jago Ngibul

KAMIS, 03 AGUSTUS 2017 | 00:15 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai tebang pilih dalam mengusut kasus korupsi. Pasalnya, lembaga antikorupsi selama ini dinilai hanya mengusut kasus-kasus kecil. Sedangkan, pengusutan kasus-kasus besar dinilai hanya menyentuh pada level pelaku minor.

Demikian disampaikan Koordinator Kompak Amin Fahrudin saat menyampaikan aspirasi di depan Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (2/8).

Atas dasar itu, kata Amin, hak istimewa yang dimiliki KPK tidak sepadan dengan kasus-kasus yang telah ditangani lembaga anit rasuah tersebut.


"Oleh karena itu wajar jika kemudian DPR melakukan evaluasi perjalanan panjang KPK ini dengan membentuk pansus hak angket," ungkap Amin.

Dalam aksinya, Kompak menggelar aksi teatrikal. Selain itu, mereka membawa dua ekor ayam jago dan spanduk berisi desakan kepada KPK untuk mengusut kasus-kasus korupsi kelas kakap.

"Kami datang untuk memberikan ekspresi dari perjalanan 15 tahun KPK dalam memberantas korupsi. Bahwa penggunaan wewenang dalam penyelesaian kasus korupsi ternyata secara kualitas itu bukan korupsi kakap," terang Amin.

Amin mengatakan, ayam jago dalam aksi ini menjadi simbol dorongan semangat kepada pimpinan KPK agar memiliki sifat kesatria dan tidak takut menghadapi panitia angket DPR. Sebab itu, lanjut Amin, Kompak meminta pimpinan KPK berani membeberkan seluruh capaian kinerja dalam memberantas korupsi.

"Selama ini KPK memang jago, ya tapi jago ngibul. Datangi, gak usah takut. Seperti selogan KPK selama ini, kalau bersih kenapa risih, berani jujur itu hebat," demikian Amin.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya