Berita

Hukum

Bakamla Siap Halau Penyelundupan Narkoba Lewat Laut

RABU, 02 AGUSTUS 2017 | 17:56 WIB | LAPORAN:

Dalam menjalankan tugasnya, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI siap menghalau upaya penyelundupan narkoba melalui jalur  perairan.

Direktur Operasi Udara Maritim Bakamla Marsma TNI Demitrius Widiantoro menyatakan hal itu terkait maraknya penyelundupan narkoba ke Indonesia melalui jalur laut.

"Bakamla RI beserta mitra maritim siap mengamankan perairan Indonesia dari distribusi narkoba melalui laut, khususnya dalam hal operasi udara yang dilakukan Bakamla. Kal tersebut tidak lepas dari pemantauan kami," jelas Widiantoro dalam keterangannya, Rabu (2/8).


Menurutnya, jalur distribusi narkoba melalui laut kerapkali menjadi pilihan. Karena dirasa cukup aman untuk menyelundupkan barang haram tersebut.

"Jika melalui udara, titik masuknya melalui bandara yang notabene pemeriksaannya cukup ketat. Jika melalui laut, perairan Indonesia ini cukup luas dan ada kemungkinan untuk luput dari pengawasan," kata Widiantoro.

"Selain itu, sepanjang pantai yang ada di Indonesia dapat dijadikan tempat bongkar muat atau transaksi narkoba. Belum lagi jika tertangkap aparat, mereka dapat dengan mudahnya menghilangkan barang bukti dengan membuangnya ke laut," lanjutnya.

Dia menambahkan, Bakamla menyadari tidak dapat bekerja tanpa dukungan dari mitra maritim dan masyarakat sekitar.

"Peran masyarakat khususnya yang berada di pesisir sangat penting. Mereka itu adalah agen informan terdepan bagi instansi yang berkepentingan di laut," imbuh Widiantoro. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya