Berita

Net

Hukum

KPK: Ada Penyelenggara Negara Terjaring Di Pamekasan

RABU, 02 AGUSTUS 2017 | 16:16 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkonfirmasi adanya unsur penyelenggara negara dalam operasi tangkap tangan di Pamekasan, Jawa Timur, Rabu pagi (2/8).

"Unsurnya ada dari penyelenggara negara dari pemerintah daerah setempat yaitu Pemda Pamekasan, Madura. Ada penegak hukum juga di sana, dan kita juga menyita sejumlah uang," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Meski begitu, Febri enggan mengungkapkan bahwa dugaan bupati Pamekasan turut terjaring operasi KPK. Dalam penangkapan, satgas KPK mengamankan tujuh orang dan hingga kini masih diperiksa di Mapolres Pamekasan.


"Informasi lebih lanjut belum bisa kami sampaikan saat ini karena tim juga sampai saat ini masih berada di lapangan. Namun ada penyelenggara negara yang berasal dari pemerintah daerah yang turut diamankan, dan ada juga pejabat kejaksaan setempat yang juga kita aman," jelasnya.

Febri menambahkan, KPK punya waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status tersangka dari pihak-pihak yang diamankan. Nantinya, tujuh orang tersebut akan di bawa ke Gedung KPK di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kita lakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum nanti statusnya ditentukan lebih lanjut, tentu akan dibawa ke Jakarta. Tapi untuk waktunya akan kita sampaikan lebih lanjut, tergantung dari perkembangan pemeriksaan yang dilakukan di Jawa Timur," imbuhnya. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya