Berita

Ace Hasan Syadzily/Net

Politik

Keputusan Golkar Dukung Jokowi Tidak Bisa Diubah

MINGGU, 30 JULI 2017 | 16:44 WIB | LAPORAN:

Partai Golkar masih memantapkan diri untuk mendukung Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily memastiakan bahwa keputusan itu tidak akan bisa diubah karena merupakan hasil dari rapat pimpinan nasional (rapimnas) 2016 silam.

"Dukungan kita ke Jokowi itu suatu yang sudah final karena itu hasil rapimnas. Dan itu adalah sesuatu yang tidak bisa diubah. Karena putusan rapimnas satu tingkat di atas munas (musyawarah nasional). Kalau diubah harus proses rapimnas," tuturnya dalam diskusi di D'Hotel, Jalan Sultan Agung, Jakarta, Minggu (30/7).


Sementara mengenai calon wakil presiden yang akan diusung, Ace mengaku Golkar menyerahkan sepenuhnya hal itu kepada Jokowi. Yang pasti, hingga saat ini, ia menegaskan partainya akan tetap solid dalam mengusung Jokowi untuk maju saat pilpres mendatang. Karena proses yang diambil Golkar untuk mengusung Jokowi merupakan atas usulan daerah.

"Soal wapres, sekali lagi walaupun ini belum menjadi pembahasan internal Golkar, tapi tradisi untuk menetapkan wapres akan ditentukan oleh presiden sendiri. Karena presiden harus memiliki wakil yang satu visi. Sejauh ini belum ada pembicaraan siapa calon wapres dari Golkar. Lebih konsentrasi sukseskan pemerintah Jokowi," pungkasnya.

Diskusi itu turut dihadiri pula oleh politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq, Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirajuddin Abbas, dan Ray Rangkuti dari Lima Indonesia. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya