Sukur Nababan (ujung kiri)/Dok
Menjaga keberagaman dan kebhinnekaan menjadi salah satu modal utama bagi PT Melia Sehat Sejahtera (MSS), dalam membangun kemandirian ekonomi kerakyatan.
Hal itu disampaikan Top Leader MSS Sukur H Nababan saat menerima ‘Golden Personality Award’ dari Kantor Berita Politik RMOL dalam acara Malam Budaya Manusia Bintang 2017 bertajuk Merawat Bhinnekaan Menjaga Indonesia di Hotel Aryaduta, Jakarta, tadi malam (Sabtu, 29/7).
"Kami selalu menghargai dan menjaga keberagaman.Serta menjalin kebersamaan dalam upaya meneguhkan komitmen dan pengamalan Pancasila dalam membangun kemandirian ekonomi rakyat di komunitas MSS," ujarnya.
Sukur yang juga anggota DPR RI mengatakan, industri Multi Level Marketing (MLM), yang dibangun MSS ini berhasil menciptakan pemimpin-pemimpin muda yang tangguh dalam membangun ekonomi yang mandiri.
"Komunitas MSS yang sudah dirintis sejak tahun 2003 ini juga pernah mendapat Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) dari Jaya Suprana selama dua tahun berturut-turut di acara buka puasa bersama ribuan anggota Melia Sehat Sejahtera di Senayan," jelasnya.
"Ini menjadi satu kebanggaan buat kami untuk terus berkarya dan kerja nyata membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri," Sukur, menambahkan.
Tak hanya itu, MSS juga salah satu industri MLM yang membayar pajak terbesar buat bangsa dan negara dengan anggotanya sekitar 5-7 juta di seluruh Indonesia.
Di tempat sama, Pemimpin Umum RMOL Teguh Santosa mengatakan, penghargaan Golden Personality diberikan kepada individu yang dipandang melakukan pekerjaan besar melewati kapasitas dan ruang tanggung jawab mereka.
Selain Golden Personality, Kantor Berita Politik RMOL juga memberikan penghargaan dalam kategori Lifetime Achievement Award, Democracy Award, dan Golden Community Award kepada sejumlah tokoh nasional dan
lokal, aktivis anti narkoba, juga kelompok penemu yang mendedikasikan ilmu untuk kepentingan kaum marjinal.
Di antaranya, Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Mantan Cagub DKI Jakarta Agus H Yudhoyono (AHY), Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, Dirjen Otda Kemendagri, Soemarsono, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, Sekda Pemprov
Jawa Barat Iwa Karniwa, Walikota Makassar, Danny Pomanto, Pengelola Statuter AJB Bumiputera, Adhie Massardi, Jaya Suprana, Titiek Puspa, Tris Prayogo Muslim yang menciptakan sepatu untuk kaum tunanetra dan
Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) yang beberapa waktu lalu melakukan penelitian di situs megalitukum Gunung Padang di Cianjur.
"Acara Malam Budaya sekaligus pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh nasional dan pemuda-pemudi Indonesia ini dilakukan rutin setiap tahun sekali oleh RMOL. Kegiatan ini diharapkan bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara," tandasnya.
[wid]