Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

UU Pemilu Disebut Lelucon, PDIP Ingatkan Kembali Proses Pengesahan UU MD3

SABTU, 29 JULI 2017 | 05:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menang maupun kalah dalam politik merupakan hal biasa. Terpenting ada jiwa kesatria dan etika dalam berpolitik.

Begitu kata Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut presidential threshold dalam UU Pemilu merupakan lelucon politik untuk menipu rakyat.

Hasto kemudian mengingatkan kembali kepada publik mengenai pengesahan UU MD3 yang dilakukan pasca Pemilu 2014. Saat itu, banyak pihak tidak terima dengan kemenangan Joko Widodo dalam pilpres. Kemudian kekesalan itu ditumpahkan dalam perubahan UU MD3 untuk menguasai parlemen. UU itu disahkan setelah ada hasil pemilihan legislatif oleh koalisi partai pemerintah kala itu.


"Ini fakta politik bagaimana politik tanpa etika dijalankan dengan nafsu kekuasaan semata," ujar Hasto di sela-sela pergelaran wayang kulit dalam rangka peringatan Kerusuhan 27 Juli 1996 atau Kudatuli di kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (28/7) malam.

Dijelaskan Hasto bahwa saat itu, PDIP yang memenangi pemilu dihabisi dengan UU MD3 sehingga tidak bisa menempatkan kader kursi pimpinan DPR bahkan di alat kelengkapan dewan (AKD). Hasilnya, sambung Hasto, komposisi pimpinan DPR tidak mencerminkan suara rakyat di pileg.

"Tapi saat itu, PDIP tetap yakin bahwa politik beretika harus dikedepankan," pungkasnya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya