Berita

Politik

Kemerdekaan RI Ke-72 Akan Dirayakan Sebulan Penuh

SABTU, 29 JULI 2017 | 03:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bulan Agustus tahun ini akan dirayakan sebagai Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) oleh pemerintah. Pasalnya, Hari Kemerdekaan yang biasanya hanya diperingati setiap tanggal 17 Agustus saja akan dirangkai dengan sejumlah kegiatan yang berlangsung selama sebulan penuh.

Hal ini sebagaimana disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dalam Konferensi Pers Bulan Kemerdekaan di Halaman Belakang Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/7). Perayaan kemerdekaan selama sebulan penuh ini, lanjutnya, merupakan sebuah keseriusan dalam merayakan, menghayati, mengamalkan semangat kemerdekaan yang sudah diraih 72 tahun silam.

"Kita akan merangkai dengan banyak sekali kegiatan. Yang bergiat bukan hanya kita-kita yang ada di Jakarta, tetapi juga masyarakat kita seluruh Indonesia di seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.


Adapun acara ini akan diawali pada 1 Agustus dengan meluncurkan pameran lukisan koleksi Istana Kepresidenan bertajuk "Senandung Ibu Pertiwi". Selain itu, juga akan digelar Dzikir Kebangsaan bertajuk "Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan" di halaman Istana Merdeka.

"Jadi itu zikir itu akan diikuti oleh para ulama dan sekaligus juga oleh para santri dari berbagai Pondok Pesantren dan kemudian disambung dengan berbagai kegiatan yang lain selama satu bulan," tambah Mensesneg.

"Dengan ini, partisipasi masyarakat juga akan didorong. Saya yakin masyarakat juga sangat antusias dan berbagai kementerian juga siap untuk mem-back up inisiatif-inisiatif yang ada di masyarakat," pungkasnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya