Berita

Zeng Wei Jian

Politik

Religiophobic

JUMAT, 28 JULI 2017 | 08:12 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

PRESIDEN Nusantara Foundation sekaligus Imam Besar Masjid New York, Dr Shamsi Ali cerita soal orang-orang over-sensitivity thus over-reaction seputar masalah agama. Mereka ngumpul di grup-grup WA. Ngerumpi di facebook. Mereka sebut tema diskusi agama sebaga SARA. Bagi Mr Shamsi Ali, itu sikap keliru.

Kata Mr. Gabor Mate (physician-cum-psychotherapist), "People with ADHD (attention deficit hyperactivity disorder) are hypersensitive"

Menurut Elaine N. Aron Ph.D, 15-20 persen populasi dunia lahir dengan a high level of sensitivity. Misophonia (hyperacusis) adalah penyakit terlalu sensitif terhadap suara. Photophobia berarti rasa tidak nyaman akan cahaya terang.


Religiophobia artinya a fear or hatred of religion, religious faith, religious people and religious organisation. Orang-orang hypersensitive terhadap agama disebut "Religiophobic".

Mereka anti para pemuka agama, ulama, dan organisasi agama. FPI dicibir. Habib Rizieq difitnah. HTI dibubarkan. MUI dicaci-maki. Muhamadiyah ditarget.

Selain punya problem ADHD, para religiophobic sering mengidap asma, eczema, dan alergi. Dalam kasus ini, mereka alergi agama. Mereka bilang, Indonesia adalah negara Overdosis agama. Edan banget pendapat mereka. Tanpa rujukan, tanpa data, tanpa analisis. Cuma modal "asal-bunyi" saja.

Menurut Michele Novotni (psikologis), para penderita hypersensitive pasti punya gangguan emosional reaktif. Religiophobic langsung freak out begitu ada posting tentang agama. ADHD bikin mereka sulit memfilter informasi yang masuk dan keluar.

But like ADHD, hypersensitive religious hater (religiophobic) harus dikontrol dan dimanage. Agar positif aspek seperti kreatifitas, empati, kontemplasi in depth bisa keluar. Mayoritas ahli mental dan penderita hypersensitive sepakat dengan satu solusi general. Solusinya tinggal di hutan.

Nah, dengan hidup sendirian di hutan, para religiophobic ini ngga akan dengar atau baca berita soal agama, Habib Rizieq, FPI, Muhamadiyah atau HTI. Tenang deh hidup mereka. [***]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya