Berita

Foto/Net

Politik

SBY Tegaskan Pertemuannya Dengan Prabowo Bukan Untuk Bangun Koalisi

JUMAT, 28 JULI 2017 | 01:09 WIB | LAPORAN:

. Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjelaskan tidak ada yang luar biasa dari pertemuan dirinya dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Menurutnya, sangat biasa antara ketum papol bertemu dan membahas situasi nasional dan politik yang sedang terjadi.

Jelas SBY, pertemuan yang diadakan di kediamannya itu menjadi luar biasa lantaran Partai Demokrat dengan Partai Gerindra sama-sama satu "kubu" dalam menyikapi RUU Pemilu yang telah disahkan DPR beberapa waktu lalu.


"Setelah 20 Juli lalu dalam sidang Paripurna, Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat, PAN dan PKS di satu kubu dalam tanda kutip yang tidak menyetujui RUU Pemilu yang sekarang sudah disahkan DPR RI. Barang kali itu yang jadi berita," ujar SBY dalam konfrensi pers di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis malam (27/7).

Lebih lanjut SBY menekankan, pertemuannya dengan Prabowo bukan untuk membentuk koalisi baru antara Demokrat dan Gerindra. Pertemuan tersebut untuk menjalin kerjasama antar keduanya. Menurut SBY kerjasama yang dijalin untuk check and balance dalam pemerintahan.

"Artinya apa, kita, kami, harus memastikan bahwa penggunaan kekuasaan oleh para pemegang kekuasaan itu tidak melampui batas, sehingga cross the line (melewati batas). Sehingga masuk yang disebut abuse of power (penyimpangan kekuasaan)," ujar SBY.

Senada dengan SBY, Prabowo menilai kerjasama antara Partai Demokrat dengan Partai Gerindra wujud dari demokrasi.

"Karena itu, sesuai dengan yang disamapaikan Pak SBY, kita wajib kawal (pemerintah). Kita harus lakukan check and balances, kekuasaan harus diawasi dan diimbangi," ujar Prabowo. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya