Berita

Politik

Prabowo: Intel Pak SBY Masih Kuat

KAMIS, 27 JULI 2017 | 23:56 WIB | LAPORAN:

. Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto menilai intelijen Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono masih kuat.

Pasalnya, dalam pertemuan mereka, SBY mengetahui makanan kesukaan Prabowo.

Menurut Prabowo, nasi goreng yang disuguhkan SBY melebihi nasi goreng di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Rumah kediaman Prabowo terletak di kawasan bukit Hambalang.


"Saya akui nasi goreng ini menyaingi nasi goreng Hambalang. Tapi luar biasa, intelnya Pak SBY masih kuat, tahu kelemahan Pak Prabowo adalah nasi goreng, asal dikasih nasi goreng Pak Prabowo setuju saja," ujar Prabowo disambut tawa saat konfrensi pers di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis malam (27/7).

Pada kesempatan yang berbeda, Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan menjelaskan adanya suguhan nasi goreng dalam pertemuan antara SBY dan Prabowo merupakan langkah diplomasi partai, mengingat Prabowo juga menyukai sajian ala rumahan tersebut.

Menurut Hinca, pernyataan Prabowo terkait enaknya nasi goreng yang disuguhkan adalah promosi bagi para ketua umum partai lain untuk membangun kerjasama dalam menyikapi situasi yang berkembang saat ini.

"Kita ini membangun kerjasama. Tadi sudah dibilang pak Prabowo, nasi gorengnya enak, dan tidak menutup kemungkunan, PAN, PKS juga ingin merasakan nasi gorengnya," ujar Hinca.

Sebelumnya, SBY dan Prabowo mengadakan pertemuan di Cikeas guna membahas langkah kerjasama antar kedua partai tersebut.

SBY menjelaskan pertemuan tersebut diawali dari kesamaan pandangan politik dalam RUU Pemilu yang telah diputuskan di DPR beberapa waktu lalu. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya