Berita

Net

Politik

Ketua Fraksi Nasdem: Dulu Indonesia Dirongrong PKI Sekarang HTI

KAMIS, 27 JULI 2017 | 16:10 WIB | LAPORAN:

Saat ini Indonesia membutuhkan pemimpin kuat untuk bisa menangkal segala macam paham intoleran maupun radikal yang memecah belah bangsa.

Demikian disampaikan politisi Partai Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat di hadapan ratusan kader di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timu pada Rabu kemarin (26/7).

"Kondisi saat ini mirip-mirip seperti tahun 1965. Dahulu yang menganggu atau merongrong Pancasila dari paham kiri atau komunisme, nah kalau sekarang dari aliran kanan atau keagamaan," jelas Viktor dalam keterangannya, Kamis (27/7).


Dia mengatakan, aliran kanan yang dimaksud adalah kelompok ekstrim agama yang ingin menggantikan ideologi Pancasila dengan sistem khilafah.

"Mereka ini menamakan dirinya HTI yang berniat meruntuhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan konsep khilafah," ujar Viktor.

Maka dari itu, diperlukan pemimpin yang berani untuk berhadapan dengan kelompok-kelompok intoleran.

"Kalau pemimpinnya tanggung-tanggung, kondisi ini bisa berbahaya," kata Viktor.
 
Dia menambahkan, beragama adalah hak setiap warga negara dan itu positif. Namun, yang menjadi persoalan saat agama dijadikan alat perusak oleh segelintir orang.

"Kita atau siapapun beragama itu bagus. Tetapi kalau beragamanya sudah kencendrungan untuk menghancurkan sesama bangsa itu tentu tidak bagus," tegas Viktor yang juga ketua Fraksi Nasdem DPR RI. [wah]    

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya