Berita

Politik

Diplomasi PDIP Dan LDP Perkuat Kerjasama Indonesia-Jepang

KAMIS, 27 JULI 2017 | 16:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam rangka ikut menopang dan memperkuat kerjasama Indonesia-Jepang yang sudah terjalin selama ini, PDI Perjuangan dan Liberal Demokratic Party (Partai Demokrat Liberal Jepang) mengadakan pertemuan khusus.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat tersebut, dari PDI Perjuangan diwakili Sekjen Hasto Kristiyanto yang didampingi beberapa fungsionaris DPP seperti Heri Ahmadi, Daniel Lumban Tobing, dan Hanjaya. Adapun dari LDP hadir dipimpin langsung Ketua Dewan Riset Kebijakan LDP Jepang, Motegi Toshimitsu bersama rombongan.

Sebelum dimulai pertemuan, Hasto dan Motegi terlebih dahulu berfoto di depan poster Presiden pertama Indonesia, yang juga Proklamator Kemerdekaan, Soekarno.


Saat membuka pertemuan, Hasto menyampaikan salam dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang tidak bisa menyambut karena sedang ada di luar negeri. Kemudian Hasto menyampaikan pesan Megawati, bahwa Indonesia dan Jepang adalah dua negara yang punya kerja sama strategis dan itu sudah berjalan cukup lama.

"Beliau juga menyampaikan sebagai hubungan baik kedua negara, Presiden Joko Widodo sudah enam kali melakukan pertemuan dengan PM Jepang Yang Mulia Sinzho Abe dalam dua tahun terakhir ini," kata Hasto, saat membuka pertemuan, di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat (Kamis, 27/7).

Hasto melanjutkan, hubungan baik dan antar kedua negara tidak hanya dari aspek kebudayaan, melainkan juga dari sisi investasi dimana Jepang adalah negara terbesar kedua yang menanamkan investasi di Indonesia.

"Demikian juga ekonomi dan perdagangan, kerjasama dengan Jepang merupakan terbesar ke tiga dari sisi impor dan ekspor," ujarnya.

Sementara Motegi Toshimitsu dalam sambutannya menyatakan kesannya yang mendalam karena begitu masuk DPP PDI Perjuangan bisa berfoto bersama Sekjen PDI Perjuangan di depan gambar Bung Karno.

"Sejak tahun 1945, sejak Soekarno menjabat Presiden pertama Indonesia, sudah membawa perkembangan besar, pemimpin yang diperhitungkan di Asia," katanya.

Menurut dia, semangat Soekarno tentu diwariskan ke PDI Perjuangan saat ini dalam setiap langkah dan semangat perjuangannya. Terkait dengan kerjasama antarkedua, kata dia, memang ada banyak yang bisa terus ditingkatkan.

"Dan Jepang juga ingin meningkatkan kerjasama dalam pembangunan infrastruktur bermutu tinggi, khususnya di bidang listrik dan perhubungan," ungkapnya.

Motegi Toshimitsu pun mengapresiasi langkah PDI Perjuangan yang turut membangun komunikasi untuk meningkatkan kerjasama dengan partai lain di beberapa negara. Hal itu menurut dia penting untuk menopang dan memperkuat kerjasama yang dilakukan antar pemerintah.

"Hubungan kawasan antara Jepang dan Indonesia penting tidak hanya antar pemerintah, tetapi juga antarpartai, seperti yang dilakukan PDI Perjuangan, yang ada di pemerintahan," tukasnya.

Hasto pun menekankan pentingnya kerjasama antar kedua pemerintahan diberbagai bidang dan juga kerjasama antarkedua partai politik.

"Kita juga ingin mendorong program kerjasama kepala daerah yang diusung PDIP dan LDP," tambah Hasto.

Selepas pertemuan, Hasto mengajak Motegi dan rombongan untuk mengunjungi sejumlah ruangan. Selanjutnya Hasto mengajak mereka makan bersama. Banyak guyon yang dilontarkan kedua belah pihak di momen tersebut. Pertemuan itu ditutup dengan tukar menukar cenderamata dari kedua belah pihak. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya