Berita

Politik

Perpustakaan Digital STIE Ahmad Dahlan Menjawab Tantangan Zaman

KAMIS, 27 JULI 2017 | 10:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. STIE Ahmad Dahlan Jakarta (STIEAD) sudah melaunching Perpustakaan Digital yang telah dikembangkannya di Auditorium Syafruddin Prawiranegara, STIEAD.  

Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Banten, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan dan seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Organisasi Otonom Muhammadiyah (Ortom) se-Tangsel, dan Pimpinan STIEAD beserta Civitas Akademika.  Hadir sebagai narasumber, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang membawahi Majelis Pustaka dan Informasi,  Dadang Kahmad.

Menurut Ketua STIEAD, Mukhaer Pakkanna, Sistem Perpustakaan Digital Terpadu yang dilaunching STIEAD merupakan bentuk respon dari zaman yang kian berkembang pesat di semua bidang kehidupan, khususnya dunia pendidikan.


"Di era masyarakat digital, pengembangan-pengembangan (dibaca: perpustakaan digital) semacam ini sangatlah diperlukan, memiliki keunggulan lebih praktis, mudah-mudahan perpustakaan digital ini mampu meningkatkan budaya membaca masyarakat khususnya civitas akademika STIEAD," ujarnya saat dimintai keterangan.

Sementara Wakil Ketua III STIEAD, Sutia Budi, mengatakan bahwa pihaknya sedang mengupayakan agar perpustakaan digital yang sudah bisa diakses tersebut, dapat dinikmati oleh semua kalangan bukan hanya Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).

"Alhamdulillah, Perpustakaan Digital STIE Ahmad Dahlan telah kami luncurkan. Selain bisa diakses melalui PC, saat ini juga sudah bisa diakses melalui android. Insya Allah, semua PTM bisa menikmati Perpustakaan Digital Terpadu dalam waktu dekat. Kami juga sedang mengupayakan untuk sekolah-sekolah Muhammadiyah," imbunya.

Sutia Budi menuturkan bahwa STIE Ahmad Dahlan bersama Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah akan mendorong agar layanan Perpustakaan Digital ini bisa diakses oleh seluruh mahasiswa PTM dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) lainnya di Indonesia.

"Kami juga terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh Pemerintah Daerah se-Indonesia agar digital library ini bisa diakses oleh masyarakat luas," demikian Sutia Budi. [ysa]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

UPDATE

Pemerintah Harus Beri Pendampingan Anak Korban Aksi Main Hakim Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 22:15

Polisi Dalami Kematian Sumitro, Diduga Orang Dekat Febrie

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:57

Cerita Manis UMKM dari Sumenep, Dua Dekade Perjuangan dan Berkembang Berkat KUR BRI

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:47

Telkom Gelar Workshop PQC Formulasikan Keamanan Siber Masa Depan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:44

Ketua Baznas Paparkan Strategi Besar Transformasi Zakat Nasional

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:23

Gempa M 7,1 Lumpuhkan Infrastruktur dan Industri Jepang, Pemadaman Listrik Terjadi

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17

Pelatihan Militer untuk Sipil Perlu Dihentikan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:08

DPR dan Kemendagri Sepakat Penyaluran Bansos Pakai NIK

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:56

Tio Aliansyah Dilarang Tangani Perkara selama 1,5 Bulan Buntut Kasus Helikopter

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:53

Jangan Sampai OAP Hanya jadi Penonton di Tanah Ulayatnya Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:36

Selengkapnya