Ramdhan Danny Pomanto/net
Panelis penjaringan bakal calon wali kota Partai Bulan Bintang (PBB) yang juga dosen Komunikasi Politik Fisip Universitas Hasanuddin (Unhas) Azwar Hasan mengakui Makassar mengalami banyak perubahan berarti di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto.
Pengakuan itu disampaikannya saat penjaringan bakal calon wali kota Partai Bulan Bintang di Grand Clarion Hotel and Convention, Rabu (26/7).
"Makassar banyak berubah," kata Azwar.
Pengakuan itu bukan tanpa alasan. Menurut Azwar, selama tiga tahun lebih memimpin Makassar, Danny banyak menggagas dan menjalankan program pro rakyat yang langsung menyentuh kebutuhan dan akar persoalan di masyarakat.
Menurut Danny, program tersebut lahir dari hasil kajian riset yang dilakukan di setiap awal tahun. Tujuannya menangkap aspirasi, dan kebutuhan masyarakat. Semisal program Lorong Garden (Longgar). Lorong dalam kajian Danny, dianalogikan sebagai sel dalam tubuh. Jika sel sehat maka tubuh juga sehat.
"Mayoritas persoalan perkotaan ada di lorong. Masalah kemiskinan, kriminalitas, putus sekolah dan beragam masalah sosial lainnya ada di lorong," kata Danny.
Program Longgar yang kemudian berkembang menjadi BULo (Badan Usaha Lorong) diluncurkan untuk memberdayakan ekonomi rakyat yang dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Program ini sukses merubah wajah Makassar. Lorong yang tadinya identik dengan kesan gurem, kumuh, dan kotor kini bersih, hijau, indah dan tertata.
Di lorong pula, Danny menurunkan program Lorong KB yang kemudian diadopsi pemerintah pusat menjadi Kampung KB, dan Lorong sehat (Longset) yang sukses mengantar Makassar menembus Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) 2017.
Tak heran jika saat pemaparan visi misi bakal calon wali kota PBB, dukungan dan harapan dari pengurus partai dibawah pimpinan Yusril Ihza Mahendra itu mengalir ke Danny. Dalam kesempatan itu, PBB diharapkan kembali berjodoh dengan Danny, dan kembali mengusungnya di pilkada tahun 2018 mendatang.
[san]