Berita

Miko/net

Politik

Anggota Pansus KPK Dari Golkar Percaya Dengan Keterangan Pemberi Kesaksian Palsu

RABU, 26 JULI 2017 | 13:35 WIB | LAPORAN:

RMOL. Pansus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami keterangan Keponakan Terpidana kasus suap sengketa Pilkada Kabupaten Empat Lawang dan Kota Palembang di Mahkamah Konstitusi (MK) Muchtar Effendi, Miko Panji Tirtayasa yang mengaku memberikan kesaksian palsu atas kasus pamannya yang juga melibatkan mantan Ketua MK Akil Mochtar.

Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Pansus KPK kemarin, Selasa (25/7), Miko mengaku sudah diarahkan oleh penyidik senior KPK Novel Baswedan dan Jaksa KPK yang bernama Pulung.

"Ya kita akan cross check," Anggota Pansus angket KPK Jhon Kennedy Aziz di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/7).


Hal itu dilakukan karena menurutnya pihaknya harus berhati-hati dalam mempercayai keterangan Miko, mengingat sebelumnya dia pernah memberikan kesaksian palsu di persidangan.

"Jelas kami sangat berhati-hati dalam konteks itu. Makanya kami transparan, bukan hanya kami yang menilai, tapi anda-anda juga kan bisa menilai apakah pernyatan dia benar atau tidak," tegasnya.

Meski Miko pernah memberikan kesaksian palsu, politisi Partai Golkar ini seakan tak mau ambil pusing. Dia mengaku tetap percaya dengan pengakuan Miko kemarin.

"Dia di bawah sumpah ya. Diapit dua Al-quran saya meyakini itu benar apa yang disampaikan. Bahkan dia kan langsung ke polisi untuk membuat laporan," jelasnya.

Jhon menduga praktek pengkondisian kesaksian untuk memberikan keterangan bohong ini jamak dilakukan oleh komisi anti rasuah.

"Seperti anda ketahui ya Niko, diberi fasilitas apartemen, disewakan tempat, diajak berlibur ke Raja Ampat, Bali, Lombok, dan sebagaian besar perjalannya pakai jet pribadi atau private," demikian Jhon.[san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya