Berita

Imam Nahrowi/RMOL

Politik

Distraksi Ala Cak Imam

SELASA, 25 JULI 2017 | 18:58 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

HIZBUT Tahrir Indonesia (HTI) menjadi korban pertama Perppu 2/2017 terkait Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi paling gesit merespon Perppu yang digugat Prof. Yusril Izha Mahendra dan belasan Ormas Islam.

Fahira Idris berkata, "Di negera demokratis seperti Indonesia, hanya palu hakim lah yang berhak membubarkan ormas yang dinilai anti Pancasila, bukan eksekutif apalagi legislatif."

Ngga pake tunggu palu hakim, Menteri Imam Nahrawi (Cak Imam) menahan anggaran Pramuka. Si Cak Imam menduga Adhyaksa Dault (Ketua Pramuka) mendukung HTI. Padahal, Dault adalah senior Nahrawi di Kementerian Pemuda dan Olah Raga. Publik taunya, Adhyaksa adalah kader profesional yang diendorse PKS. Entah sejak kapan dia jadi diidentikan dengan HTI.


Medsos gaduh akibat manuver Cak Imam. Banyak netizen mencibir. Mereka bilang ini akal-akalan Pa Menteri akibat cash negara bolong. Sehingga dana dari post lain mesti disedot. Subsidi pupuk sudah diapus. Pajak dinaikin. Dana Haji diambil untuk infra-struktur. Sekarang, dana Pramuka ditahan.

Netizen lain mempertanyakan di mana korelasi antara Pramuka dan HTI. Pramuka adalah organ pemuda yang sudah ada jauh sebelum HTI. Masalah "tempus delicti" digugat. Pasalnya, Mr Dault hadir di acara HTI tahun 2013. Jauh sebelum HTI dinyatakan ilegal. Biasanya, produk hukum tidak berlaku surut.

Adhyaksa Dault kaget. Dia klarifikasi ke Presiden, Wapres dan Ketua BIN. Selain mantan pejabat negara, Mr Dault adalah jebolan Lemhanas. Saya ngga tau apa Imam Nahrawi lulus Lemhanas atau tidak. Biasanya, nasionalisme dan loyalitas kepada Pancasila dan UUD 45 para alumni Lemhanas tidak pernah dipertanyakan. Baru kali ini, ada kasus alumni Lemhanas dicurigai berafiliasi dengan "ormas terlarang". Yang nyata-nyata bangga sebagai anak PKI bisa jadi anggota dewan.

Entah, apakah kegaduhan ini ada korelasinya dengan isu resuffle kabinet atau tidak.

Bila ada, kegaduhan Imam Nahrawi bisa dinilai sebagai strategi survival. Biar dianggep paling loyal dan brengos-nya presiden. Gaduh ini nutup soal prestasi jeblok. Dulu, pengamat Ahmad Baidhowi pernah tuding Cak Imam. Dia bilang, "Menpora nutup prestasi minim dengan bikin gaduh".

Bila targetnya ngga dipecat, maka Cak Imam fasih mempraktekan salah satu diktum dari Thirty-Six Stratagems Tiongkok Kuno.

Dengan mengorbankan Adhyaksa Dault, maka strategi yang dipake adalah *"Sacrifice the plum tree to preserve the peach tree" (李代桃僵, Lǐ dài táo jiāng) dan "Create something from nothing (a plain lie)".*

Semuanya disebut taktik "diverting attention" atau distraksi.[***]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya