Berita

Yulianis/RMOL

Politik

Di Depan Pansus KPK, Yulianis Bongkar Drama Kasus Hambalang

SENIN, 24 JULI 2017 | 17:32 WIB | LAPORAN:

Mantan Wakil Direktur PT Keuangan Permai Group,  Yulianis membongkar drama kebohongan M. Nazaruddin dalam kasus korupsi proyek wisma atlet Hambalang dengan terpidana, Anas Urbaningrum.

Menurut Yulianis, kebohongan itu berawal ketika Nazaruddin meminta Marisi Matondang selaku saksi agar menyebut mobil Harrier yang diberikan kepada Anas berasal dari dana proyek Hambalang.

"Marisi Matondang dipaksa berbohong (oleh Nazarudin) bahwa mobil Harrier ini berasal dari proyek Hambalang nilainya 700 juta," sebut Yulianis ketika memberikan keterangan di hadapan tim Panitia Khusus Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus KPK) di ruang KK-I, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (24/7).


Yulianis yang mengaku mendapat cerita langsung dari Marisi, menyebutkan bahwa Nazaruddin tiba-tiba masuk ke dalam ruang penyidikan, kemudian menerangkan kepada penyidik KPK asal usul mobil Harrier untuk Anas.

"Jadi penyidik itu mengetik BAP itu berdasarkan keterangan Pak Nazar, itu cerita Pak Marisi," beber mantan anak buah Nazaruddin itu.

Lebih lanjut Yulianis mengatakan, jaksa dalam persidangan Anas Urbaningrum sudah tahu sebetulnya BAP yang ada merupakan kebohongan.

"Jaksa tahu semua kesaksiannya (Marisi) bohong. Tetapi Pak Marisi ini yang mau mencabut kebohongan kesaksiannya di persidangan, namun tidak diizinkan KPK," kata Yulianis.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya