Berita

Jokowi-JK/net

Politik

Reshuffle Kabinet Jilid III, JAMAN: Presiden Butuh Akselerasi Dan Stabilitas Pembangunan

SELASA, 18 JULI 2017 | 15:40 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo dikabarkan akan segera melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat. Jajaran menteri dan pejabat yang mendampingi Presiden sejak awal kemungkinan besar akan segera dirotasi.

Sinyal reshuffle kabinet tersebut semakin menguat lantaran banyak beredar informasi Presiden Jokowi sudah mengantongi beberapa nama yang akan dirotasi dan dicopot.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) Iwan Dwi Laksono mengatakan bahwa organisasinya mendukung langkah Presiden Jokowi tersebut. Menurutnya, reshuffle kabinet dibutuhkan untuk mempercepat akselerasi dan memperkuat stabilitas pembangunan yang sudah dicanangkan oleh Pemerintah sejak awal.


“Presiden membutuhkan akselerasi untuk menguatkan stabilitas pembangunan yang sudah diprogramkan,” kata Iwan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/7).

Iwan menyatakan, Presiden Jokowi saat ini membutuhkan akselerasi kerja dan kekuatan stabilitas pembangunan. Dua poin krusial tersebut yang menurut Iwan mempunyai konsekuensi perombakan dibeberapa aspek dalam kabinet.

“Dua poin di atas membawa konskuensi yang dampaknya bisa terjadi perombakan dalam beberepa sektor di kabinet,” tuturnya.

Selain itu, Iwan mengatakan jika Presiden  mempunyai hak prerogatif untuk mengganti atau menggeser jajaran kabinetnya.

“Serahkan saja pada Presiden. Beliau tahu betul mana menteri yang bisa diajak akselerasi kerja,” ungkap Iwan.

Bagi Iwan, saat ini yang paling penting dari reshuffle kabinet  adalah tetap untuk kepentingan bangsa dan negara untuk mencapai program perjuangan yang bergariskan Trisakti dan Nawacita demi terwujudnya kemandirian nasional.

“Reshuffle kabinet itu untuk kepentingan bangsa dan negara, demi terwujudnya kemandirian nasional,” demikian Iwan.[san]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya