Berita

Tjahjo Kumolo/Net

Politik

To Mr. Tjahjo Kumolo

SENIN, 17 JULI 2017 | 13:46 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

PERTANYAAN apakah North Koreans love Kim Jong-un adalah an impossible question to answer. Menteri Tjahjo Kumolo berani sekali menganjurkan agar rakyat mencontoh North Korean menghormati pemimpinnya.

Bahkan para researchers di Seoul tidak bisa memastikan isi hati rakyat Korut. Mengkritik rezim komunis Kim Jong-un bisa menuai badai. Seseorang bisa masuk kamp konsentrasi, kerja paksa, bahkan dieksekusi. Ini negara gila.

Dari sedikit usaha survei, pernah ada "Beyond Parallel” project dedicated to Korean unification.


Projek ini mensurvei 20 orang lelaki dan 16 perempuan. Antara 28-80 years old. Their background bervariasi: dokter, buruh, manager dan sebagainya. Mereka refugee dari North Korea.

Jadi hanya ada 36 orang. Dan 35 respondent menyatakan bahwa keluarga, teman, tetangga mereka selalu mengeluh, mencibir dan make jokes about The North Korean regime. Secara diam-diam (in private) tentunya.

Mengaitkan Mas Joko dengan Marshall Kim Jong-un sama saja merendahkan. Sejak tahun 2008, ada sekitar 30 ribu North Korean defectors hidup di Korea Selatan. Mereka kabur. Ngga tahan hidup di utara. Entah berapa orang yang tewas ditembak ketika mencoba masuk ke Tiongkok.

North Korea selalu menyabet ranking negara termiskin. Ini negara paling terisolasi di dunia. No internet. Masuk bui hanya karena menelepon ke luar negeri. Snack cokelat pernah jadi item di black market. Listrik digilir. Sunyi. Miskin. Redup. Hanya Pyong Yang tampak bagus. Tempat hidup para elite komunis. Steril area dari kaum urban desa.

Bila ada yang keliatan cinta Kim Jong-un, itu hasil indoktrinisasi komunis. North Koreans begin to be brainwashed in cult of the Kims as early as kindergarten. Bagi rezim Kim, citizens are never too young to be indoctrinated. Ini disebut "Kimist mythology". Alhasil, North Korean leaders dianggap sebagai divine beings (orang suci). Mungkin, setingkat wali or even higher.

In North Korea, setiap rumah, kantor, classroom, bus, kereta api, everywhere ada potret Kim iL Sung, Kim Jong iL atau Kim Jong-un. Warga diharuskan pake pins. Biasanya pin potret Kim iL Sung atau sekaligus dua: Kim One dan Kim Two. Posisi pin di kiri dada. Biar dianggep closer to their heart.

Televisi dan radio sepenuhnya dikontrol komunis Kim. Kerja paksa adalah hukuman bila awak televisi memutar foreign DVD.

Segala-galanya adalah Kim Family. Mereka digosipkan sebagai keturunan Nabi Kongzi (Konghucu). Para guru TK mengajarkan bahwa susu berasal dari "The Dear Leader".

Rezim Komunis Kim Jong-un bisa survive bukan karena kecintaan dan loyalty orang Korea Utara. Tapi karena dibeking Beijing. Hu Jin Tao merestui penobatan Kim Jong-un sebagai pewaris trah komunis. Jadi, Mr Cahyo Kumolo agak banal bila menggunakan North Korea sebagai contoh kasus.[***]

Penulis Merupakan Aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak)



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya