Berita

AAGN Puspayoga/Humas Kemenkop UKM

Menkop UKM: Lotte Jangan Buka Gerai Hingga Ke Desa

SENIN, 17 JULI 2017 | 13:18 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyatakan, langkah kerjasama strategis yang dilakukan ritel moderen Lotte Grosir dengan beberapa koperasi di sektor distribusi produk berkualitas di pasar-pasar lokal.

"Saya tidak mau Lotte membuka gerai hingga ke desa-desa, karena hal itu akan mematikan warung-warung ritel milik rakyat. Tentu saja warung-warung itu tidak akan mampu bersaing dengan usaha besar. Saya apreasiasi Lotte Grosir yang mensuplai produk ke warung-warung dengan harga pabrik," kata Puspayoga pada acara kerjasama retail KUKM dengan Lotte Grosir di Jakarta, Senin (17/7).

Tujuan kerjasama tersebut untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha KUKM. Beberapa koperasi yang melakukan kerjasama tersebut adalah Koperasi Primer Abdi Bahari, Koperasi Universitas Mercu Buana, Koperasi Mata Hati Srikandi, Koperasi Krama Bali, dan Konsorsium Usaha Koperasi Karawang.


Di acara yang dihadiri Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop UKM I Wayan Dipta dan Dirut LLP Ahmad Zabadi, Menkop Puspayoga pun mendukung langkah Lotte Grosir yang juga melakukan proses pendampingan bagi warung-warung milik rakyat.

"Pendampingan itu sangat penting karena bisa mengarahkan warung-warung milik rakyat untuk menjual barang yang dibutuhkan masyarakat konsumennya. Jadi, para warung akan mengisi warungnya dengan barang yang memang laku untuk dijual," imbuh Puspayoga.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional Lotte Grosir, Komaruzaman menambahkan bahwa pihaknya akan mengajarkan manajemen pengeloaan ritel yang baik dan benar kepada koperasi yang menjadi mitra usahanya.

"Jadi, kita menggandeng koperasi tak hanya kerjasama di bidang distribusi barang saja, melainkan juga pendampingan dan pelatihan," kata Komaruzaman.

Menurut Komaruzaman, usaha ritel koperasi itu sudah memiliki costumer base sebagai target pasarnya.

"Bayangkan saja, jumlah anggota koperasi itu bisa sekaligus sebagai konsumen. Dengan dasar itu, bila bisnis ritel koperasi fokus saja pada apa yang dibutuhkan anggotanya, maka bisnis ritel koperasi akan bisa maju pesat. Koperasi harus melakukab survei ke anggotanya untuk mengetahui apa yang dibutuhkannya. Selain itu, koperasi juga harus bisa meningkatkan pelayanannya. Apalagi, saat ini kita sudah masuk ke zaman digital, bisnis e-commerce," urai Komaruzaman.

Pasalnya, di tengah persaingan ketat di bisnis ritel, pelaku usaha ritel termasuk koperasi harus meningkatkan kualitas produk dan pelayanannya.[wid/***]


Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Yayasan Trisakti Teken MoU Garap 80 Hektare Lahan Jagung Hibrida

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:58

TNI AL Perkuat Diplomasi Maritim dalam Agenda Tahunan RSIS

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:31

Segudang Harapan dari Inggris, Prancis dan Swiss

Minggu, 25 Januari 2026 | 01:13

Galeri Investasi FEB Unusia jadi Wadah Mahasiswa Melek Pasar Modal

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:45

Pesan Prabowo di WEF 2026 jadi Arah Baru Perdamaian Dunia

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:25

Bareskrim Bawa Banyak Dokumen Usai Geledah Kantor DSI

Minggu, 25 Januari 2026 | 00:00

Fenomena Kuil Pemujaan Jabatan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:18

Konsisten Budaya Keselamatan, Kunci PTPN IV PalmCo Catat 23 Juta Jam Zero Accident

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:57

Presiden Prabowo Kembali Tiba di Tanah Air Bawa Komitmen Investasi Rp90 Triliun

Sabtu, 24 Januari 2026 | 22:33

Selengkapnya