Berita

Ilustrasi/Net

Olahraga

Teknologi Pengaruhi Strategi Dalam Pencak Silat

SABTU, 15 JULI 2017 | 17:14 WIB | LAPORAN:

Modernisasi dalam bidang olah raga tidak bisa lagi dihindari. Perkembangan teknologi mesti betul-betul dimanfaatkan sebaik mungkin, termasuk dalam penyelenggaraan pertandingan.

Hal itu pula yang sedang dikembangkan dalam cabang olah raga pencak silat. Jakarta Pencak Silat Championship (JKTC) 2017 yang diselenggarakan di GOR Popki, Cibubur, Jakarta mencoba mengadopsi teknologi dalam sistem penilaian.

Bekerja sama dengan EventSilat, pada JKTC ini para juri tidak kesulitan lagi dalam menghitung jumlah poin. Selain itu, para pelatih bisa mengatur strategi ketika pesilatnya bertanding.


"Ini pengaruh juga ke strategi, misalnya poin dari juri satu mereka ketinggalan. Nanti, bisa saja memilih sisi menyerang yang bisa dilihat oleh juri satu itu," kata founder EventSilat.com Allpons Pribadi kepada wartawan di, Sabtu (15/7).

Dan, bagi publik yang ingin menyimak hasil pertandingan. Disediakan laman khusus yang bisa membuat mereka dapat melakukan pemantauan langsung, termasuk juga jadwal pertandingan, serta pemilihan pesilat terbaik.
Perangkat yang diciptakan Allpons ini masih bisa dikembangkan lagi. Dia tak memungkiri, ke depan data statistik pesilat dapat terekam, sehingga memudahkan dalam pengembangan karier.

"Data ini kami kumpulkan. Nanti bisa dilihat, pesilatnya melakukan berapa bantingan, terus terserang dari sisi mana. Jadi, kelemahan-kelemahan dia bisa diketahui," jelas Allpons yang juga mantan pesilat nasional.

Memulai modernisasi dalam dunia silat dirintis secara perlahan oleh Allpons dan kawan-kawan. Namun, mereka kini sudah merambah negara lain, seperti Singapura. Dia, bahkan menyebut sedang menjalin komunikasi dengan pihak di Malaysia dan Korea Selatan. [sam]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Empat Penjudi Sabung Ayam Nekat Terjun ke Sungai Usai Digerebek Polisi

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Maung Bandung dan Bajul Ijo Berbagi Poin di GBT

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:28

Umat Jangan Tergesa-gesa Simpulkan Pernyataan Menag soal Zakat

Selasa, 03 Maret 2026 | 02:59

Try Sutrisno dan Gerakan Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 03 Maret 2026 | 02:34

Iran Geram Kepemilikan Senjata Nuklir Israel Tak Disoal Dunia Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 02:08

Aparat Sita Amunisi hingga Uang Tunai Usai Rebut Markas DPO KKB

Selasa, 03 Maret 2026 | 01:47

DPR Tugasi Bahtra Banong Bereskan Kasus Penipuan Travel di Sultra

Selasa, 03 Maret 2026 | 01:19

Wamen Ossy: Pemanfaatan AI Tunjang Pengelolaan Data Pertanahan

Selasa, 03 Maret 2026 | 01:00

Klaim Trump Incar Ali Khamenei untuk Bantu Rakyat Iran Cuma Bualan

Selasa, 03 Maret 2026 | 00:43

Selengkapnya