Berita

Politik

Ketum SBSI: Perppu Ormas Harus Didukung Penuh

JUMAT, 14 JULI 2017 | 21:14 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum DPP SBSI Muchtar Pakpahan menyampaikan, dikeluarkannya Perppu 2/2017 tentang pembubaran Ormas anti Pancasila yang telah ditandatangani Presiden Jokowi dan dibacakan oleh Menko Polhukam Wiranto hari Rabu, 12 Juli 2017 lalu patut didukung.

"Mendukung penuh langkah Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu tentang pembubaran Ormas anti Pancasila. Mendukung sepenuhnya Pemerintah membubarkan Ormas yang nyata-nyata ingin merongrong NKRI yang telah direbut dan dipertahankan dengan keringat dan darah," tutur Muchtar Pakpahan dalam surat elektronik yang diterima redaksi, Jumat (14/7).

Dia juga mendorong agar Perppu itu segera ditindaklanjuti oleh kepolisian, kejaksaan dan lembaga-lembaga terkait lainnya dengan langsung menutup kantor-kantor Ormas-Ormas anti Pancasila, membekukan aset-asetnya dan melarang segala bentuk kegiatan dari Ormas-ormas yang dimaksud.

"Mendorong supaya lembaga-lembaga negara lainnya, partai-partai politik, dan organisasi-organisasi kemasyarakatan turut mendukung pelaksanaan Perppu Nomor 2 tahun 2017 ini," ujarnya.

Dia juga menyerukan kepada Kementerian Pendidikan Nasional untuk menarik dan memusnahkan buku-buku pelajaran sekolah yang mengandung ajaran anti Pancasila.

Selain itu, DPP SBSI juga menyerukan kepada Kementerian Agama dan Kepolisian Republik Indonesia untuk melarang penggunaan tempat-tempat ibadah seperti mesjid, gereja, pura dan vihara sebagai tempat penyebaran ajaran anti Pancasila.

"Kita juga mendorong UKP-PIP yang dipimpin saudara Yudi Latif supaya lembaga itu secara aktif dan masif melibatkan semua lembaga negara dan non negara mengajarkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia," kata Muchtar.

Kemudian, Muchtar mengingatkan pemerintah untuk mewujudkan keadilan sosial yang secara signifikan menghindari anti Pancasila dan radikalisme. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya