Berita

Sohibul Iman/Net

Politik

PKS Godok Calon Pemimpin Indonesia Timur

JUMAT, 14 JULI 2017 | 20:27 WIB | LAPORAN:

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serius melahirkan stok kepemimpinan bangsa melalui Sekolah Kepemimpinan Partai (SKP). Kali ini PKS menggodok calon pemimpin wilayah Indonesia Timur yang meliputi Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat dalam SKP PKS di Maluku, Jumat (14/7).

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengatakan, SKP menyatukan visi bersama dari setiap calon pemimpin. Sehingga, cita-cita besar yang dimiliki oleh PKS dapat diwujudkan bersama.

"SKP juga dapat menyatukan visi kolektif kita yang demikian luar biasa. Yakni, mewujudkan cita-cita nasional yang ada dalam pembukaan Undang Undang Dasar 45 yang dibahasakan dengan 'Mewujudkan Masyarakat Madani yang Adil dan Bermartabat,” jelasnya.


Sohibul berharap, SKP ini mampu mewujudkan pemimpin yang mampu memberikan kebermanfaatan yang banyak kepada masyarakat dan bangsa. Karena, PKS memiliki cita-cita yang mulia untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang berkontribusi terhadap peradaban.

Dalam kesempatan itu, Sohibul mengajak seluruh kader PKS Indonesia Timur untuk mampu memanfaatkan perkembangan teknologi. Selain menjelaskan mengenai pentingnya memanfaatkan teknologi, dia juga menyoroti tantangan yang harus dihadapi oleh calon-calon pemimpin.

"Perkembangan teknologi akhir-akhir ini juga menyebabkan masalah sosial yang kompleks. Kemudian, kemajuan teknologi ini juga menyebabkan pengawasan rakyat semakin ketat, sehingga semua masyarakat bisa me mengevaluasi kepemimpinan siapapun. Maka, di era ini diperlukan pemimpin yang melek terhadap perkembangan teknologi dan pemimpin yang berprestasi,” terang Sohibul.

Doktor lulusan Jepang ini menekankan karakter pemimpin yang berlandaskan pada niat, nilai, nalar, network dan nyali.

"Setiap kader PKS akan dikenalkan sejak awal tentang nilai-nilai partai. Sehingga, seharusnya kita harus sudah dapat menginternalisasikan nilai-nilai tersebut didalam kehidupan kita. Semakin besar kemepimpinan yang kita punya, maka harus semakin dekat kota dengan orang-orang baik yang siap menasehati kita,” tegasnya.

Sebagai partai yang berlandakan Islam, Sohibul juga menekankan pentingnya nalar dalam kepemimpina.Sebagai seorang pemimpin, harus memiliki kemampuan nalar yang baik. Sehingga, dia dapat mengelola kepemimpinannya.

"Kemudian yang terakhir adalah nyali yang pas, karena jika berlebihan tanpa dibekali dengan 4 N pertama adalah nekat. Sehingga nyali ini dapat pas jika 4N sebelumnya sudah terpenuhi,” tandasnya. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya