Berita

Wiranto (tengah)/Net

Politik

Setara Institute: Perppu Ormas Memang Mendesak Diterbitkan

JUMAT, 14 JULI 2017 | 16:16 WIB | LAPORAN:

Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) 2/2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dinilai ekstrim lantaran memiliki kewenangan berlebihan dari pemerintah untuk merespon ormas yang ada.

Begitu penilaian Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/7).

Bonar menambahkan, meski dinilai ekstrim, Perppu tersebut memang diperlukan dalam masa sulit seperti ini. Mengingat beberapa ormas yang didirikan menurut Bonar, sudah menyimpang dari Pancasila. Di satu sisi, pemerintah nantinya akan berhadapan dengan gugatan ke Mahkamah Konstitusi dan persoalan persetujuan DPR.


"Sementara Perppu ini harus dikeluarkan, karena keadaan ada kepentingan yang memaksa. Jadi harus segera dieksekusi. Kalau dinilai pemerintah diktator, mereka tidak akan peduli undang-undang, melainkan mengambil tindakan," ujarnya.

Perppu Ormas telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 10 Juni 2017 lalu. Perppu ini revisi atas UU 17/2013 tentang Ormas.

Salah satu bagian krusial dari Perppu ini adalah perluasan definisi dari paham yang disebut bertentangan dengan Pancasila. Dengan menambahkan frasa paham lain yang bertujuan mengganti/merubah Pancasila dan UUD Republik Indonesia.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya