Berita

Politik

PPP Dukung Penuh Perppu Ormas

KAMIS, 13 JULI 2017 | 18:13 WIB | LAPORAN:

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendukung penuh keputusan pemerintah menerbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Organisasi Kemasyarakatan.

"Apa yang dilakukan pemerintah sudah tepat," kata Ketua Umum PPP M Romahurmuziy (Romi) sela memberikan kuliah umum di IAIN Bengkulu, Kamis (13/7).

Bukan tampa sebab, menurut dia, dikeluarkannya Perppu Pembubaran Ormas oleh pemerintah didasarkan atas kebutuhan.

"Kalau perppu itu salah satu persyaratannya adalah kegentingan atau hal ihwal yang memaksa maka itu harus dilihat pada UU 68 tahun 2013 yang memang kalau kita lihat logika penyusunannya pada waktu itu menyisakan pertanyaan. Misalnya sebuah lembaga yang melakukan penerbitan izin tentunya adalah lembaga yang punya hak untuk melakukan pencabutan izin baru kemudian apa bila pencabutan itu tidak setujui maka dilakukan upaya hukum ke pengadilan membantah pencabutan tersebut," jelasnya.

Sementara, lanjut pria yang akrab disapa Romi ini, UU Ormas disepakati berlaku, ternyata untuk pencabutan izin itu harus melalui pengadilan.

"Sehingga menimbulkan persoalan terutama apabila ada ormas ormas dalam, diskursus, wacana, dan sosialisasi yang dilakukannya justru membelakangi pancasila dan UUD 1945," terangnya.

Untuk itu, Romi menilai Perppu tersebut diterbitkan tidak untuk melarang ormas apapun hidup di Indonesia, serta tidak untuk memberangus kehidupan demokrasi seperti yang di pikirkan beberapa kalangan. Namun Perppu ini memberikan ruang kepada pemerintah untuk melakukan pembinaan melalui jalur yang membangun konsistensi sebuah ormas didirikan dalam wadah Pancasila dan NKRI. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya