Berita

Darmin Nasution/Net

Politik

Darmin Nasution Takut Utang Menggunung

KAMIS, 13 JULI 2017 | 13:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Utang dinilai tetap akan menjadi langkah yang diambil pemerintah dalam menutup defisit anggaran sebesar 2,92 persen dalam rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017. Padahal di satu sisi, utang pemerintah saat ini terus meningkat.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution bahkan secara gamblang menyatakan bahwa pemerintah merasa takut dengan tren utang yang kian meningkat tersebut.

"Jangan anda tanya pemerintah ketakutan atau enggak (dengan tren utang yang tinggi). Kalau ditanya takut, semua juga takut. Masa, anda pikir orang tidak punya takut," akunya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (12/7).


Ketakutan itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, utang pemerintah dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN) saat ini banyak dikantongi investor asing.

Menurutnya ini berbahaya karena dana bisa dilarikan ke luar negeri sewaktu-waktu.

“Jadi ada risiko yang harus diwaspadai pemerintah soal kepemilikan asing pada porsi utang kita," pungkasnya.

Pernyataan Darmin ini tentu bertolak belakang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sri pernah dengan tegas tidak merasa takut dengan jumlah utang yang membengkak. Kata dia, utang tidak masalah asal digunakan untuk belanja modal dan menghasilkan produktivitas.

"Kalaupun berutang sedapat mungkin untuk belanja modal dan menghasilkan produktivitas dan tingkat pengembalian bisa terbayarkan kembali. Ini masyarakat perlu tahu. Sehingga memahami dan melihat pilihannya kenapa dan untuk apa kita berutang, bagaimana mengelolanya. Jadi tidak menjadi cerita yang terlalu mengkhawatirkan bagi masyarakat," tuturnya di Kantor Kementerian Kuangan, Jakarta, awal bulan lalu. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya